Satrio Mahasiswa Psikologi Pelaku Vandalisme Mushala di Tangerang Mengaku Perbuatannya ‘Benar’

40
Satrio Mahasiswa Psikologi Pelaku Vandalisme Mushala di Tangerang Mengaku
Tangerang, banten.indeksnews.com – Pelaku pencoretan Mushala di Tangerang ternyata seorang Mahasiswa semester satu bernama Satrio.

Diberitakan sebelumnya, Satrio melakukan pencoretan dan pengrusakan fasilitas ibadah di Mushala Darussalam tepatnya di Perumahan Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Selasa Malam, 28 September 2020.

Tak butuh waktu lama, Pelaku pencoretan tersebut yang tinggal tidak jauh dari mushala Darussalam dibekuk polresta Tangerang.

Satrio Mahasiswa Psikologi Pelaku Vandalisme Mushala di Tangerang Mengaku Perbuatannya 'Benar'
Dok. Istimewa

Satrio mahasiswa, jurusan psikologi di salah satu perguruan tinggi di Tangerang ini mengakui bahwa benar ia yang melakukan perbuatan mencoret bagian dalam mushala, merusak fasilitas ibadah, dan merobek Al-Qur’an.

Kapolresta Tangerang, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan Satrio mengaku bahwa perbuatannya itu merupakan sesuatu yang benar.

“Dia merasa apa yang dilakukan itu sudah benar,” kata Ade, Rabu, 30 September 2020.

Saat diinterogasi lebih lanjut oleh penyelidik Satrio tidak mengalami tanda-tanda gangguan kejiwaan.

“Misalnya, saat diajak ngobrol masih bisa menjawab, diajak diskusi pun masih sesuai topik. Semua komunikasi yang dilakukan penyelidik ditanggapi baik oleh tersangka,” lanjut Ade.

Kendati demikian, kepolisian masih terus mendalami dugaan lain dari aksi vandalisme mahasiswa tersebut.

Termasuk dugaan apakah tersangka melakukan aksinya sendiri, atau memang ada yang menunggangi.

“Kita enggak berandai-andai, penyidikan adalah fakta. Kita sedang kumpulkan faktanya. Sampai saat ini dia beraksi sendiri,” kata Kapolres.

Hal senada dikatakan, Kepala bidang Humas Polda Banten Ajun Komisaris Besar Edy Sumardi menyebutkan Satrio merupakan seorang muslim dan tinggal berjarak 50 meter dari mushola yang dicorat-coret itu.

“Pelaku sehat, belajar ilmu agama dari YouTube dan meyakini apa yang dia lakukan benar,” kata Edy, Rabu 30 September 2020.

BACA JUGA:  Presiden: Tinjau Kawasan Lumbung Pangan Baru di Sumatera Utara

Pihaknya juga mengimbau Kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

TONTON JUGA