BPS Catat Deflasi 0,05 Persen, September 2020

197
Badan Pusat Statistik (BPS) ft istimewa
Badan Pusat Statistik (BPS) ft istimewa
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,05 persen sepanjang September 2020. Deflasi ini turut dipengaruhi oleh berbagai harga komoditas yang secara umum mengalami penurunan.

BPS mencatat dengan terjadinya deflasi 0,05 persen pada September lalu, maka tingkat inflasi pada tahun kalender adalah sebesar 0,89 persen. Sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun adalah 1,42 persen.

“Terjadi deflasi berturut-turut selama tiga bulan. Bulan Juli deflasi 0,10 persen, Agustus 0,05 persen, dan September deflasi 0,05 persen,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers, Kamis (1/10).

Dikatakannya, beberapa komoditas yang menyumbang deflasi terbesar pada September 2020, antara lain penurunan harga daging ayam ras yang memberi kontribusi 0,04 persen.

Selain itu, komoditas telur ayam ras yang juga mengalami penurunan harga turut menyumbang deflasi sebesar 0,04 persen, bawang merah memberi andil 0,02 persen, serta beberapa jenis sayuran seperti tomat dan cabai rawit yang masing-masing memberi andil 0,01 persen.

BPS juga mencatat, deflasi turut disumbang oleh tarif angkutan udara dengan andil sebesar 0,04 persen.

Kendati begitu, masih ada beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga dan menyumbang inflasi. Ini misalnya, minyak goreng yang memberi andil inflasi 0,02 persen dan bawang putih yang memberi andil sebesar 0,01 persen.

Dari 90 kota IHK yang dipantau BPS menunjukkan, 56 kota mengalami deflasi, sementara 34 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Timika sebesar 0,83 persen. Sementara deflasi terendah terjadi di Bukittinggi, Jember, dan Singkawang masing masing 0,01 persen.

Adapun inflasi tertinggi terjadi di Gunungsitoli sebesar 1,00 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Pontianak dan Pekanbaru masing-masing 0,01 persen.

BACA JUGA:  Pindah ke TV Digital,Ini Cara Dapat Set Top Box Gratis dari Kominfo
Artikel sebelumyaLurah Saidun Disinyalir Menjadi Provokator Isu Agama Dimasa Kampanye Pilkada
Artikel berikutnyaOKI Organisasi Konferensi Islam Puji Berhasilnya Indonesia Tanggulangi Kemiskinan