Penyidik Temukan Kejanggalan Atas Insiden Kaburnya Pidana Mati Dari Lapas Tangerang

268
Penyidik Temukan Kejanggalan Atas Insiden Kaburnya Pidana Mati Dari Lapas Tangerang
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus
Tangerang – Penyidik kepolisian menyelidiki sejumlah kejanggalan terhadap insiden kaburnya kaburnya terpidana mati kasus narkoba asal China bernama Cai Changpan atau Cai Ji Fan  dari Lapas Klas 1 Tangerang.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya mengatakan beberapa kejanggalan yang ditemukan penyidik dengan kasus pelarian narapidana mati asal China ini.

“Kejanggalan pertama dia sudah menggali atau membuat lubang ini 8 bulan yang lalu, dia berupaya untuk melarikan diri,” kata Yusri.

Kemudian ada sejumlah barang yang tidak lazim ditemukan penyidik di dalam lapas antara lain pompa air yang digunakan terpidana untuk menguras air didalam terowongan yang digunakan untuk melarikan diri. Selain pompa air, petugas juga turut menemukan barang seperti cangkul kecil dan obeng yang digunakan oleh terpidana untuk membuat terowongan.

“Ada beberapa peralatan yang memang dia gunakan untuk melubangi tempat pelariannya yang memang diameternya pertama 2 meter ke bawah, kemudian 30 meter lebih sampai ke gorong gorong di luar dari lapas ini, seperti cangkul kecil kemudian juga obeng, bahkan membeli alat penyedot air atau pompa air,” tambahnya.

terowongan yang digunakan untuk melarikan diri. Selain pompa air, petugas juga turut menemukan barang seperti cangkul kecil dan obeng yang digunakan oleh terpidana untuk membuat terowongan.

“Ada beberapa peralatan yang memang dia gunakan untuk melubangi tempat pelariannya yang memang diameternya pertama 2 meter ke bawah, kemudian 30 meter lebih sampai ke gorong gorong di luar dari lapas ini, seperti cangkul kecil kemudian juga obeng, bahkan membeli alat penyedot air atau pompa air,” tambahnya.

Kemudian berdasarkan penyelidikan petugas, Yusri mengatakan ada dua oknum petugas lapas yang diduga terlibat dalam insiden pelarian Cai Changpan.

Terduga pertama diketahui berinisial S yang bertugas sebagai sipir, sedangkan satu orang lainnya juga berinisial S berstatus sebagai PNS lapas. Keduanya diduga turut membantu Cai Changpan membeli peralatan untuk membuat terowongan yang digunakan untuk kabur.

“Peran kedua duanya adalah memang diakui bahwa informasi dari salah satu napi juga, bahwa dia (oknum petugas lapas) yang membantu untuk membelikan peralatan peralatan, salah satunya adalah pompa air ini,” ujar Yusri.

Penyidik kepolisian hari ini rencananya akan melaksanakan gelar perkara guna menentukan status hukum dua oknum petugas lapas tersebut.

Sebelumnya, Cai Ji Fan melarikan diri dari Lapas Kelas 1 A Tangerang melalui gorong-gorong yang dibuatnya, pada Senin (14/9/2020).

Gorong-gorong tersebut diduga dibuat dari kamar tahanan selama 8 bulan hingga menembus saluran pembuangan air perkampungan warga di Jalan Veteran, RT 003 RW 4 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Tepatnya berada di sebelah kiri pintu gerbang Lapas

Artikel sebelumyaBuronan Cai Changpan Dikabarkan Kabur Masuk Hutan Tenjo Bogor
Artikel berikutnyaHendri Satrio: Partai Ummat Gak Ada Istimewanya, Jualannya sama seperti Partai Lainnya