Kumis Muda Tangsel Ajak Masyarakat Kampanyekan Bebas Covid-19

172
Relawan Kumis Muda Tangsel ft bin
Relawan Kumis Muda Tangsel ft bin
TANGSEL, banten.indeksnews.com- Relawan Pemenangan Kumis Muda Tangsel untuk pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel nomor urut 1, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo turun kejalan untuk mengkampanyekan hidup sehat dan patuhi protokol kesehatan Covid-19 di Bintaro, Pondok Aren, Tangsel, Minggu (4/10).

Dikomandoi Kumis Muda Tangsel, Yassir Fadilah para relawan Kumis Muda membagikan 1.000 snack dan face shield kepada masyarakat yang sedang berolahraga di kawasan Bintaro.

Yassir selaku Ketua Koordinator Relawan Kumis Muda Tangsel menjelaskan pada banten,indeksnews.com , momen membagikan face shield saat masyarakat berolahraga sangatlah tepat. Selain untuk menjaga pola hidup sehat dan meningkatkan imun tubuh, juga mengedukasi masyarakat bagaimana mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Kami semua, mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19, supaya terhindar dari Covid-19. Makanya salah satu gerakan kami itu membagikan 1.000 face shield kepada masyarakat yang berolahraga,” ujar Yassir Ketua Kumis Muda di Bintaro, Pondok Aren, Tangsel, Minggu (4/10).

Relawan Kumis Muda Tangsel edukasi PROTKES COVID 19 Ft bin
Relawan Kumis Muda Tangsel edukasi PROTKES COVID 19 Ft bin

“Kami juga membagikan snack serta minuman kepada masyarakat yang melintas,” tambahnya.

Yassir yang juga hobi olahraga lari juga tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

“Saya lari juga tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19, karena saya patuh aturan dari pemerintah,” imbuh Yassir yang akrab disapa Acil.

Ia pun berharap, dengan kegiatan membagikan face shield bisa menanggulangi penyebaran Covid-19 di Tangsel.

“Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tutupnya.

BACA JUGA:  Polresta Bogor Kota Vaksinasi Ojol di Gedung DPRD
Artikel sebelumyaPandemi Covid 19 Bukan Hanya Merubah Kita Selama 2 Tahun
Artikel berikutnyaHand Sanitizer BPBD Banten Diduga Belum Miliki IzinĀ Edar