Tolak Omnibus Law, Mahasiswa di Banten Blokade Jalan Sudirman

227
Mahasiswa banten dari berbagai kampus dan organisasi kemahasiswaan berunjuk rasa Tolak Omnibus Law undang-undang Cipta Kerja didepan Kampus UIN SMH Bsnten, Selasa 6 Oktober 2020.

Ribuan mahasiswa yang mengatasnamakan aliansi Geger Banten memulai aksinya sejak pukul 15.40 WIB dengan menutup Jalan Jendral Soedirman, Kota Serang, sambil membakar ban.

Sehingga kemacetan tak terhindarkan dan arus kendaraan dialihkan oleh polisi lalu lintas.

Selain itu, dalam aksinya para mahasiswa berorasi dan menyanyikan berbagai lagu perjuangan dan lagu Indonesia Raya.

mahasiswa banten tolak omnibus lawa blokir jalan kota serang

Salah seorang massa aksi, dalam orasinya mengatakan ada yang lebih menakutkan dibanding Covid-19, yaitu UU Ciptaker, “Kami berkumpul di sini bukan tanpa alasan, Lagi-lagi pemerintah membuat bencana diatas bencana,” tegasnya.

Dirinya menilai pengesahan UU Cipta Kerja merupakan bukti keberpihakan pemerintah terhadap para investor/pemodal, “Negara hanya berpihak pada pemilik modal, tidak berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Hingga berita ini tayang, para mahasiswa masih bertahan sedangkan Polres Serang Kota meminta mahasiswa untuk membubarkan diri.

TONTON JUGA

BACA JUGA:  Polda Banten Sita 24.000 obat-obatan daftar G saat Patroli PPKM
Artikel sebelumyaTolak UU Cipta Kerja, Ribuan Buruh di Tangerang Demo di Kantor Bupati
Artikel berikutnyaMemanas Demonstrasi Mahasiswa Banten Tolak Omnibus Law Berakhir Ricuh