Kapolda Banten Sebut Unras Mahasiswa di Serang Disusupi, 7 Orang Ditangkap

251
Kapolda Banten Sebut Unras Mahasiswa di Serang Disusupi, 7 Orang Ditangkap
Serang – Kapolda Banten Irjen Fiandar menyebut Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten disusupi.

Setidaknya tujuh orang ditangkap dalam demo yang berujung ricuh dan terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian semalam, Selasa, 06 Oktober 2020.

Dari ketujuh orang, dua diantaranya bukan mahasiswa

“Akan didalami sejauh mana karna mereka terlibat melawan petugas, yang diamanakan ada pelajar dan pedagang kita dalami linknya kemana saja, ini menuspi ada dari eksternal kita dalami apa motivasi nya,” kata Fiandar.

Fiandar Kapolda Banten Sebut Unras Mahasiswa di Serang Disusupi, 7 Orang Ditangkap

Selain itu, Kapolda Banten menyebut aksi ini tidak ada surat pemberitahuan kepada kepolisian.

Fiandar mengaku pihaknya telah melakukan upaya persuasif agar aksi mahasiswa gabungan dari berbagai kampus dan organisasi kemahasiswaan ini berhenti pukul 18.00 WIB.

Namun upaya itu tidak digubris oleh mahasiswa saat kepolisian meminta aksi ini diakhiri.

Sampai akhirnya polisi membubarkan paksa karena mahasiswa melakukan perlawanan.

“Jangankan jam 6, seketikapun dibubarkan juga bisa, bahkan akan dibubarkan malah melakukan pelemparan batu mercon,” sambung kapolda banten.

Kepolisian sempat meminta pihak kampus UIN SMH Banten untuk membujuk mahasiswa agar segera membubarkan diri.

“Mereka masuk ke kampus kita minta bantuan rektor untuk bubarkan diri tapi tidak mau,” ujarnya.

Pembubaran paksapun dilakukan akibat masa aksi yang masih bertahan didalam kampus diikuti menyerang mengunakan batu ke petugas kepolisian.

Sekitar pukul 22.30 WIB, kepolisian membuka akses Jalan Jenderal Soedirman.

“Anggota hampir sekitar 600 gabungan dari Tangerang dan Cilegon kita tugaskan disini, jalan sudah normal kembali,” jelasnya.

BACA JUGA:  Provinsi Banten Targetkan Produksi Padi 2 Juta Ton Pada Tahun 2024
Artikel sebelumyaDr. Reisa: Tercatat 75,27 Persen Angka Kesembuhan COVID-19 di Indonesia Terus Meningkat
Artikel berikutnyaPelaksanaa Umrah ke Tanah Suci Dibuka Kembali, Kemenag Susun Mitigasi Risiko Pandemi Covid-19