Pasca Rusuh Aksi Demo di Serang, Kabid Humas Polda Banten: ‘Kini Sudah kondusif’

187
Pasca Rusuh Aksi Demo di Serang, Kabid Humas Polda Banten: 'Kini Sudah kondusif’
SERANG, banten.indeksnews.com – Pasca aksi demo mahasiswa di Kota Serang yang sempat ricuh, kini sudah kondusif. Aksi demo mahasiswa kemarin tersebut berlangsung kurang lebih selama 8 jam.

Saat ditemui, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan aksi demo mahasiswa di Serang tersebut telah usai dengan kondusif.

“Hari ini kita telah selesai melaksanakan kegiatan pengaman aksi demo mahasiswa, dimana kegiatan ini berlangsung kondusif,” kata Edy Sumardi, Selasa, 06/10/2020.

“Dan walaupun aksi demo mahasiswa hari ini sempat ricuh, namun kita dari Polda Banten mampuh menjalankan tugas dengan baik,” lanjut Edy Sumardi.

Masih kata Edy Sumardi, akibat aksi demo mahasiswa ini, terdapat 3 orang anggota Polri yang menjadi korban pelemparan batu oleh mahasiswa, yaitu Karo Ops Polda Banten, anggota Polsek Kasemen dan anggota Brimob Polda Banten.

Edy Sumardi menjelaskan bahwa personel Polda Banten tetap melakukan patroli pasca aksi demo mahasiswa.

“Usai aksi demo mahasiswa ini, kita tetap melakukan patroli. Dimana tujuannya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan buat masyarakat Kota Serang, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kejadian tadi,” tutup Edy Sumardi.

Sebelumnya  Kapolda Banten Irjen Fiandar menyebut Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten disusupi.

Setidaknya tujuh orang ditangkap dalam demo yang berujung ricuh dan terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian semalam, Selasa, 06 Oktober 2020.

Dari ketujuh orang, dua diantaranya bukan mahasiswa

“Akan didalami sejauh mana karna mereka terlibat melawan petugas, yang diamanakan ada pelajar dan pedagang kita dalami linknya kemana saja, ini menuspi ada dari eksternal kita dalami apa motivasi nya,” kata Fiandar.

BACA JUGA:  Fernando EMaS: AHY Jadi ketum partai saja disajikan begitu saja, tanpa ada perjuangan yang memunculkan adrenalin politik, lha Bisanya Disejajarkan Dengan Barack Obama

Selain itu, Kapolda Banten menyebut aksi ini tidak ada surat pemberitahuan kepada kepolisian.

Fiandar mengaku pihaknya telah melakukan upaya persuasif agar aksi mahasiswa gabungan dari berbagai kampus dan organisasi kemahasiswaan ini berhenti pukul 18.00 WIB.

Namun upaya itu tidak digubris oleh mahasiswa saat kepolisian meminta aksi ini diakhiri.

Sampai akhirnya polisi membubarkan paksa karena mahasiswa melakukan perlawanan.

“Jangankan jam 6, seketikapun dibubarkan juga bisa, bahkan akan dibubarkan malah melakukan pelemparan batu mercon,” sambung kapolda banten.

Artikel sebelumyaPelaksanaa Umrah ke Tanah Suci Dibuka Kembali, Kemenag Susun Mitigasi Risiko Pandemi Covid-19
Artikel berikutnyaDemo Cipayung Plus Lebak Berakhir Ricuh, 1 Mahasiswa Dilarikan ke Rumah Sakit