Kepala BKPM Bahlil Lahadalia : UU Cipta Kerja Disahkan, Berbagai Negara Siap Relokasi Pabrik ke Indonesia

187
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia FT Istimewa
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia FT Istimewa
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan pasca disahkannya Undang-Undang Omnibuslaw Cipta Kerja oleh DPR, Senin (5/10), 153 perusahaan yang siap investasi di Indonesia berasal dari investor dalam negeri dan dari luar negeri akan segera merelokasi pabriknya.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan ratusan investor dari berbagai negara merespon adanya kepastian regulasi pasca disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Ia mengatakan bahwa 153 perusahaan itu juga terdiri dari realokasi dari berbagai negara seperti Korea, Taiwan, Jepang, Amerika, Tiongkok dan Eropa. “Investor tidak hanya dari luar negeri ada juga pengusaha dalam negeri,” tutur Bahlil Kepala BKPM dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (8/10).

Lebih lanjut, perusahaan yang minat masuk ke Indonesia bergerak di berbagai industri, kendati begitu ia enggan mengungkapkan jumlah nilai investasinya dan potensi tenaga kerja yang akan terserap.

“Sektornya ada infrastruktur, manufaktur, ada juga beberapa sektor perkebunan, kehutanan, pertambangan, kesehatan, energi, pariwisata,” terangnya.

Menurut dia, selama ini investor dari dalam negeri dan luar negeri ingin menanamkan investasi di dalam negeri, tetapi mengurungkan niatnya, sebab terhambat oleh perizinan yang berbelit-belit.

“Dengan adanya RUU Omnibuslaw Cipta Kerja investor lebih yakin menanamkan modalnya karena persyaratan perizinan yang sudah dipangkas,” jelasnya.

BACA JUGA:  Windy Cantika Aisah Persembahkan Medali Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo
Artikel sebelumyaUU Cipta Kerja, Penolakan Dan Kepentingan Politik
Artikel berikutnyaHalte TransJakarta Dirusak Saat Aksi Demo, Anies: Pemprov DKI Akan Gerak Cepat