Tim TGPF Intan Jaya Satu Anggota dan Satu Anggota TNI Ditembak TPNPB di Sugapa

299
Bambang Purwoko (Dosen UGM), anggota TGPF Intan Jaya ft Istimewa
Bambang Purwoko (Dosen UGM), anggota TGPF Intan Jaya ft Istimewa
JAYAPURA, banten.indeksnews.com -Satu Anggota TGPF Intan Jaya Tim Gabungan Pencari Fakta dan satu anggota TNI untuk mencari fakta demi mengungkap siapa pelaku pembunuhan Pdt. Yeremia Zanambani beberapa waktu lalu.

Anggota TNI Satgas Apter Hitadipa atas nama Sertu Faisal Akbar, terkena tembakan di pinggang dan Bambang Purwoko (Dosen UGM), anggota TGPF Intan Jaya bentukan Kemenkopolhukam terkena tembakan di kaki kiri.

Pihak TPNPB Kodap VIII Kemabu Intan Jaya melalui Hutan Rimba Lawingga mengakui bahwa pihaknya telah melakukan penghadangan dan penembakan pada Tim TGPF Intan Jaya tersebut pada sore tadi, Jumat (9/10/2020) di tanjakan Wabogopone, Kampung Mamba, distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua.

Lawingga membeberkan, penembakan tersebut dilakukan oleh Yosua Maiseni, Komando Lapangan Batalyon Wabu dan Oni Kobogau, pimpinan perang di batalyon yang sama bersama anggota mereka.

Anggota TNI Satgas Apter Hitadipa atas nama Sertu Faisal Akbar ft Istimewa
Anggota TNI Satgas Apter Hitadipa atas nama Sertu Faisal Akbar ft Istimewa

“Penembakan itu dilakukan oleh Yosua dan Oni bersama anggota. Dan itu memang kami yang tembak,” ungkapnya.

Setelah tertembak, kedua korban dilarikan ke RSUD Sugapa untuk mendapatkan perawatan dari pihak medis.

Penghadangan dan penembakan dilakukan saat Ketua TGPF Benny Mamoto bersama Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, Ketua DPRD Intan Jaya, Panus Wonda bersama Danrem 173/PBB Brigjen TNI Iwan Setiawan beserta rombongan kembali dari distrik Hitadipa setelah melakukan olah TKP.

BACA JUGA:  Pindah ke TV Digital,Ini Cara Dapat Set Top Box Gratis dari Kominfo
Artikel sebelumyaHasto Kristiyanto: Dunia dan Indonesia menghadapi ancaman krisis ekonomi, iklim kondusif diperlukan.
Artikel berikutnyaProf Romli Atmasasmita Pakar Hukum: UU Cipta Kerja Putus Mata Rantai Birokrat Korup