Hacker 14 Tahun Asal Kabupaten Serang Pembobol Situs KPU Jember Ditangkap

505
Hacker Kabupaten Serang Pembobol Situs KPU Jember Ditangkap
Ilustrasi (Shutterstock)
Kabupaten Serang, – Kepolisian Jawa Timur dikabarkan telah mengamankan dua orang hacker pembobol website KPU Jember. Satu diantaranya hacker asal Anyer, Serang, Banten.

ZFR (14) diamankan di Kabupaten Serang. Satu orang lainnya adalah DA (23), ditangkap di Sumatera Selatan. DA ditahan di Mapolda Jatim untuk kepentingan pemeriksaan.

ZFR tidak dilakukan penahanan karena masih di bawah umur, tapi proses hukumnya tetap jalan.

“Setelah kami proses, berhasil diamankan 2 orang pelaku, salah satunya masih di bawah umur,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, kepada wartawan di Mapolda Jatim, Selasa (13/10/2020).

Ditempat terpisah, tetangga ZFR mengaku terkejut dengan penangkapan hacker belia tersebut.

Mereka juga tak menyangka ZFR yang dikenal razin beribadah memiliki keahlian khusus seperti itu.

“Anaknya rajin ibadah. Setiap waktu salat tiba pasti lewat sini menuju masjid. Biasanya setelah pulang sekolah baik itu ashar atau magrib pasti lewat sini,” ujar Halil, Ketua RT 03/01 Kampung Cibaru, Desa Tambang Ayam, Anyar, Kabupaten Serang, seperti dikutip dari bantennews, Selasa (13/10/2020).

Halil mengungkapkan menurut sepengetahuannya keseharian Fahmi sama seperti anak remaja pada umumnya yakni bermain bersama rekan sebanyanya.

Namun ternyata, Fahmi memiliki kemampuan programing hingga mampu meretas website KPU Jember.

“Saya juga baru tahu sekitar dua hari lalu, katanya Fahmi ada peristiwa kayak gitu. Saya juga kagum. Kok bisa anak masih kecil begitu punya kemampuan hebat seperti itu. Orang dewasa juga saya yakin belum tentu bisa,” katanya.

Dia dan warga berharap kasus yang menjerat Fahmi bisa diringankan. Apalagi Fahmi masih di bawah umur.

“Kami berharap seharusnya Fahmi ini dibina dengan kemampuan hebat yang dimilikinya, jangan ditahan,” harapnya.

BACA JUGA:  Ibu Kandung Wartawan disiram Air Keras di Medan, Minta Tangkap Otak dan Dalangnya

Artikel sebelumyaDugaan Pelanggaran Kampanye, Ratu Tatu Chasanah Penuhi Panggilan Bawaslu
Artikel berikutnyaAngka Penularan Covid-19 Berkurang, Disdik Kota Tangerang Siapkan Skema Belajar Tatap Muka