Santri Dan Tenaga Pengajar Ponpes di Kabupaten Tangerang Terpapar Covid-19

1
Santri Dan Tenaga Pengajar Ponpes di Kabupaten Tangerang Terpapar Covid-19
Tangerang – Tim Satuan Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Tangerang tinjau langsung penerapan protokol kesehatan di Pesantren Tahfidz Insan Pratama Balaraja di Jalan Perahu No 7 Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, Kamis (15/10/2020).

Ketua Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Dr. Hery Heryanto, M.Si, menjelaskan kedatangan pihaknya ke Pesantren Tahfidz Insan Pratama Balaraja ini setelah menerima laporan dari masyarakat dan juga para orang tua santri bahwa di lingkungan pesantren Tahfidz Insan Pratama terdapat 10 santri dan tenaga pengajar terpapar virus corona.

“Kedatangan tim Satgas Covid-19, merupakan tanggung jawab bersama, dan kita sama-sama melakukan penanganan agar tidak menularkan,” ucap Hery Heryanto.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Desi Riana Dinardianti mengatakan, bila ada dilingkungan Ponpes ada yang reaktif hasil rapid test nya, harusnya santri tidak dipulangkan tetapi harus isolasi mandiri dan dipisahkan dengan santri yang lain selama 14 hari, agar virus tidak menyebar dilingkungan yang baru, begitu juga yang positif harus di isolasi di Rumah Sakit yang ditunjuk atau di Hotel Singgah penanganan Covid-19 di Hotel Yasmin Kabupaten Tangerang.

“Santri yang hasilnya reaktif harusnya dilakukan pemisahan dan tidak dicampur dengan santri-santri yang lain dan para santri yang reaktif tersebut tidak diizinkan untuk keluar karena dalam pengawasan,” tegas Desi.

Sementara itu KH. Drs. Ali Mukafi M.Ag mengucapkan terimakasih atas kedatangan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang di lingkungan Ponpesnya yang hendak mengetahui langsung Informasi pencegahan dan penanganan Covid-19

kepada santri/santriwati serta tenaga pengajar di Ponpes kami.

Ia lanjutkan, di Ponpes yang dipimpinya mimiliki santri sekitar 523 santri/santriwati serta tenaga pengajar, santri yang belajar di pesantrennya berasal dari Banten, DKI Jajarta, Jawa dan juga dari Sumatra.

Dimasa pendemi kami tetap melaksanakan proses belajar mengajar dengan tetap perhatikan protokol kesehatan.

Ponpes yang dipimpinya fokus dalam mencetak generasi-generasi Qurani. Para santri bukan hanya dibekali dengan hafalan Al-Quran bagaimana para santri dapat mengamalkan atau membumikan isi kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, Sudah 300 santri penghawal Al-Quran.

Sementara itu Ustad Ajajih Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Kabupaten Tangerang mengatakan menyembut baik, tindakan preventif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang langsung bergerak dalam mengatasi Pandemi ini.

” Kita selaku pengelola pesantren yang mengelola umat sangat berterimakasih kepada pemerintah yang begitu konsisten dalam menangani sebaran Corona terutama di area pesantren,” paparnya.

( Bidang IKP Diskominfo Kab Tangerang)

BACA JUGA:  Penemuan Mayat Perempuan Dalam Koper di Arab Saudi Merupakan Warga Kronjo, Tangerang