Budi Arie Setiadi Wamendes PDTT Bangsa Ini Terancam Krisis Petani

97
Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) ft istimewa
Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) ft istimewa
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Desa, Pemuda, Organik adalah tiga kata kunci yang diutarakan Budi Arie Setiadi,  Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) ketika menggagas sebuah kegiatan yang bertujuan mengajak anak muda memberdayakan desa lewat pertanian organik.

“Saat ini baru sekitar 3,5 persen anak muda yang bergerak di sektor pertanian. Tahun 2030 kita mendapat bonus demografi dengan 190 juta kaum muda. Untuk itu anak muda harus kembali ke sektor pertanian mulai dari sekarang. Orang tua secara alami pasti akan digantikan oleh yang muda. Ada 74.593 desa yang menunggu untuk diberdayakan oleh anak-anak muda yang tergerak menggeluti sektor pertanian. Regenerasi petani muda menjadi penting. Saya selalu mengulang-ulang slogan: Menjadi petani itu keren!!,” jelas Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi, Rabu (28/10).

“Menurut data Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sepuluh tahun terakhir ini permintaan produk organik tumbuh hingga 16-20 persen setiap tahun. Sementara pertanian konvensional hanya menyumbang 1-2 persen pertumbuhan pertanian dunia. Pertanian organik terbukti menjadi sektor andalan. Bahkan pada masa pandemi sekarang ini, sektor pertanian di Indonesia sendiri secara keseluruhan tumbuh paling tinggi 16,24 persen secara tahunan.” kata Budi Arie Setiadi.

Ketua Panitia Young Organic Festival – YORFEST2020 Andre OPA Sumual menjelaskan, “YORFest merupakan kegiatan tahunan pegiat organik di Indonesia, berupa kumpulan komunitas anak muda yang peduli dengan pertanian, perkebunan, peternakan, dan bisnis yang berhubungan dengan pendayagunaan ekosistem organik. Bersatu dan berbagi inspirasi untuk pertumbuhan ekonomi melalui pertanian organik yang berkelanjutan sebagai wujud regenerasi petani Indonesia dalam membentuk kemandirian & menggali potensi alam di Indonesia.”

YORFEST2020 diharapkan dapat menginspirasi para petani muda organik untuk mencipta nilai tambah produk pertanian, perkebunan & perternakan dari eko-sistem organik yang berorientasi ekspor berupa produk siap guna [green label], bukan hanya. meng-ekspor raw material yang bernilai murah.

BACA JUGA:  DPR RI Heri Gunawan, Apresiasi Peluncuran Kredit Center dan Portal Pengaduan Restrukturisasi Kredit di Kota Solo Jateng

Dalam situasi pandemi YORFest pertama ini berlangsung secara virtual yang dikemas dalam dua bagian yaitu conference dan exhibition diawali oleh Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiadi dengan menampilkan pembicara-pembicara muda yang sudah berkecimpung dalam bisnis pertanian organik. Berlangsung selama 2 hari, tanggal 28-29 Oktober 2020. YORFest 2020 akan ditutup oleh Presiden Joko Widodo.