Polsek Ciledug ungkap penyebab bentrokan FBR-Pemuda Pancasila di Ciledug

1
FBR dan PP terlibat bentrok di daerah Ciledug Ft Istimewa
FBR dan PP terlibat bentrok di daerah Ciledug Ft Istimewa
KOTA TANGERANG, banten.indeksnews.com – Polsek Ciledug mengungkap terjadinya bentrokan antara Organisasi masyarakat Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila (PP) di daerah Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

“Jadi sebelumnya kan ada perusakan bendera FBR gitu,” kata Kapolsek Ciledug, Kompol Wisnu Wardana, Kamis (29/10), seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Wisnu Kapolsek Ciledug mengatakan, pelaku perusakan bendera FBR tersebut merupakan dua orang anggota ormas PP. Dua orang tersebut diketahui tengah dalam keadaan mabuk saat melakukan perbuatannya tersebut.

“Ya itu mabuk. Sebenarnya sadar cuman karena lagi mabuk kan sok-sokan aja,” jelasnya.

Menurut Wisnu, sebelum bentrokan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, Rabu malam, pihaknya telah melakukan proses mediasi kepada kedua kelompok tersebut. Namun, mediasi tersebut urung selesai akibat bentrokan yang terlanjur terjadi.

Dia menyebutkan, saat ini kedua belah pihak telah berdamai terkait peristiwa perusakan bendera tersebut.

“Pada saat mau proses mediasi itu terjadi bentrok. Terpending lah mediasi ini. Tapi sebenarnya ini udah damai rencananya. Belum selesai aja prosesnya udah bentrok duluan,” tuturnya.

“Selesai bentrok itu baru balik lagi ke kantor untuk menyelesaikan perdamaian itu. Jadi yang damai itu yang perusakan bendera itu,” sambung Kapolsek.

Seperti diketahui, FBR dan PP terlibat bentrok di daerah Ciledug. Setidaknya ada empat korban luka-luka dari bentrokan tersebut.

Dari empat orang tersebut, salah satunya dari tiga orang anggota ormas Pemuda Pancasila. Selain itu, Kapolsek Ciledug juga turut menjadi korban imbas bentrokan tersebut.

Kapolsek pun sempat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Menurut Wisnu, ada beberapa jahitan yang harus diterimanya.

“Ada (luka jahit), ada. Nggak usah tanya berapa, pokoknya ada. Intinya nggak apa-apa, namanya resiko tugas, resiko jabatan. Nggak ada yang kritis ya. Cuman berobat aja ke rumah sakit dan habis itu pulang,” kata dia.

BACA JUGA:  5 Cara Buang Susuk Yang Ampuh Dengan Daun Kelor

Polisi pun telah mengamankan dua orang dari bentrokan tersebut. Dua orang tersebut diketahui membawa senjata tajam saat di lokasi.