Saat Pasang Baliho, Timses Benyamin-Pilar Ditabrak Orang Tak Dikenal

51
0
Benyamin-Pilar
Tangsel – Ketua Bincam Pamulang Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 1 Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan bernama Yusuf ditabrak orang tak dikenal pada Jumat (30/10/2020).

Akibat peristiwa tersebut Yusuf mengalami patah tulang kaki kiri bagian pinggulnya.

Peristiwa itu terjadi, saat Yusuf akan memasang spanduk dan baliho di Jalan Doktor Setia Budi, Pamulang Barat, Kota Tangsel. Peristiwa itu, terjadi sekira pukul 09.10 WIB.

Malangnya, meski tidak terkena saat akan ditabrak OTK itu, Yusuf terbarak oleh pengendara lain saat berusaha menghindar.
Akibat peristiwa itu, Yusuf yang merupakan Ketua Bincam Pamulang tim Ben-Pilar itu mengalami patah tulang kaki kiri bagian pinggulnya.

Adik Yusuf Muji (45) yang menyaksikan peristiwa malang itu mengatakan, peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama kakanya dan lainnya tengah berjalan di pinggir jalan akan memasang spanduk dan baliho.

“Tiba-tiba ada pemotor yang mau nabrak sambil teriak ‘Anjing lu siang-siang masang baner Ben-Pilar’. Kemudian abang saya menghindar, kemudian tertabrak sama motor orang lain yang lagi melintas,” katanya saat ditemui di RSUD Tangsel, Jumat (30/10/2020).

Kini, Yusuf tengah menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Tangsel.
Sementara pemotor yang menabrak Yusuf, berhasil diamankan oleh timses Ben-Pilar.

Sementara itu Benyamin Davnie menyayangkan adanya percobaan tabrak lari kepada salah satu tim suksesnya.

Benyamin yang menjenguk dan melihat langsung kondisi M Yusuf itu prihatin dan ikut merasa ngilu. Lantaran, Yusuf mengalami patah tulang dibagian pinggul kaki kirinya.

“Beliau sedang mengatur teman-temannya dan anak buahnya kemudian dari jalan ada yang mau nabrak. Lalu menghindar, tetapi justru tertabrak sama pengendara lain,” kata Benyamin.

“Saat ini beliau sudah diberikan obat anti nyeri dulu,” ungkap Benyamin.

BACA JUGA:  Apel Akbar di Serang Usai, Walikota: Test Swab Belum Diperlukan

Hingga saat ini, pihak Benyamin-Pilar belum dapat memutuskan akan menempuh jalur hukum atau tidak lantaran kesulitan mencari OTK yang berniat menabrak dan mengumpat kata kasar kepada Yusuf.