UMK 2021 Tidak Naik, Buruh Ancam Mogok Nasional Yang Lebih Berat Dari Kemaren

2
Buruh
Jakarta – Kelompok buruh mengancam akan melakukan mogok kerja nasional jika keputusan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyangkut surat edaran untuk tidak menaikkan upah minimum 2021 tetap diberlakukan.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam konferensi persnya secara virtual, mengatakan jika keputusan pemerintah itu tetap diberlakukan maka akan ada Mogok kerja nasional yang jauh lebih berat dari mogok kerja kemarin.

Sebelumnya pada 27 Oktober 2020, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sudah menerbitkan surat edaran. isinya, Ida memutuskan upah minumum 2021 sama dengan 2020, alias tidak naik.

“Keputusan ini hanya akan membuat gelombang protes dari buruh kian mengeras. Sebab, mereka juga masih berjuang turun ke jalan memprotes UU Cipta Kerja,” kata Ikbal, Jumat (30/10/2020).

Iqbal juga menambahkan nanti Senin, 2 November 2020, buruh dipastikan turun ke jalan menggelar demo besar-besaran. Tak hanya demo, mereka juga akan mengajukan gugatan uji materi atau judicial review atas UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstirusi (MK).

Dalam konferensi pers ini, Iqbal pun mempertanyakan kembali dasar dari Ida untuk tidak menaikkan upah minimum 2021.
Sebab, rapat pleno terakhir oleh Dewan Pengupahan Nasional baru sebatas menghimpun rekomendasi dan belum ada keputusan bersama.

BACA JUGA:  Sri Mulyani Mau Tarik Pajak Penghasilan Netflix Cs