Polda Metro Jaya Menurunkan 7.766 Personel Keamanan Menjaga Demo Hari Ini

123
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus ft Istimewa
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus ft Istimewa
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Polda Metro Jaya mengamankan 2 agenda demo hari ini yakni penolakan omnibus law UU Cipta Kerja oleh buruh dan juga demo di depan Kedubes Prancis oleh massa PA 212. Total ada 15 ribu personel untuk mengamankan 2 agenda massa tersebut.

7.766 personel kita turunkan di dua titik demonstrasi tersebut serta di penggal-penggal jalan untuk mengatur lalu lintas,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/11/2020).

Yusri Kabid Humas Polda Metro Jaya menyebutkan 7.766 personel tersebut merupakan gabungan anggota polisi, TNI, hingga pemerintah provinsi DKI Jakarta.

“Akan terdapat dua aksi demonstrasi yang digelar di Jakarta pada Senin (2/11) hari ini, yaitu demo buruh yang menolak Omnibus Law dan UMP 2021 yang berpusat di kawasan Patung Kuda dan juga demonstrasi protes terhadap Prancis di Kedubes Prancis, Jakarta Pusat.” jelas Yusri

Selain itu, Yusri mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan ribuan personel cadangan yang ditempatkan di Polda Metro Jaya dan kawasan Monas.

“Ada juga 8.000 personel yang kita cadangkan baik itu di Polda Metro Jaya dan Tugu Monas. Personel gabungan TNI-Polri ya. Nanti sambil melihat situasi yang ada, kita lihat apa perlu diturunkan atau tidak,” tutur Yusri.

Aparat kepolisian meminta para pengunjuk rasa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama aksi demonstrasi berlangsung. Selain itu, Yusri mengimbau para demonstran untuk mewaspadai hadirnya para provokator di kelompok mereka.

“Kita harap korlap (koordinator lapangan) bisa menjaga massanya jangan sampai masuk provokator yang bisa menciptakan kerusuhan. Kita pun lakukan patroli dan penjagaan supaya bisa berlangsung dengan damai hingga sore hari,” tutur Yusri.

BACA JUGA:  Polisi Berhasil Tangkap Tersangka Pembunuhan Sadis Dimalam Takbir Kampung Cikiwul Kabupaten Sukabumi

Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan 32 federasi buruh lainnya akan menggelar demonstrasi serentak di 24 provinsi pada 2 November untuk menyuarakan tentang penolakan terhadap UU Cipta Kerja dan UMP 2021 agar tetap naik.