Rahayu Saraswati Tamatan SMA di Genewa Swiss dan Segera Wisuda di Purdue University Global dengan IP 4.0

181
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menghadiri undangan klarifikasi Gakkumdu di Rawa Buntu Ft Istimewa
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menghadiri undangan klarifikasi Gakkumdu di Rawa Buntu Ft Istimewa
TANGSEL, banten.indeksnews.com – Rahayu Saraswati Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 1 Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menghadiri undangan klarifikasi Gakkumdu di Rawa Buntu Tangsel Senin 2 November 2020.

Rahayu Saraswati dilaporkan karena diduga tamatan S2 tapi saat mendaftarkan ke KPUD Tangerang Selatan hanya melampirkan data ijazah SMA.

IJAZAH RAHAYU SARASWATI ft Istimewa
IJAZAH RAHAYU SARASWATI ft Istimewa

“Saya tidak pernah ngaku lulusan S2, saya pernah kuliah di Universitas Virginia AS, 2 tahun (2003-2005) tapi tidak selesai, kemudian sekolah di International School of Screen Acting di London (2006-2007), ini riwayat lengkap pendidikan saya, tapi ijazah terakhir saya SMA di Swiss, itu yang saya daftarkan ke KPUD Tangsel” kata Rahayu Saraswati.

Dia berterima kasih kepada pengadu yang menyangkanya lulusan S2.

“Saya berterima kasih kepada pengadu yang berprasangka baik saya lulusan S2, tapi saya tidak pernah mengaku atau menulis di CV saya seperti itu, silakan cek biodata yang saya serahkan ke KPUD Tangsel, tapi saat ini saya sedang melanjutkan studi S1 saya di Purdue University Global sejak tahun lalu, waktu saya masih anggota DPR RI, saya juga ibu 2 anak tapi bagi saya belajar itu sepanjang hayat” kata keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Ijazah Rahayu Saraswati . Ft ISTIMEWA
Ijazah Rahayu Saraswati . Ft ISTIMEWA

“Memegang ijazah SMA, bagi saya belum cukup, saya tetap kuliah di Purdue University Global AS, GPA atau Indeks Prestasi saya 4.0, tinggal skripsi. Semestinya selesai November 2020. Tapi karena saya mengikuti Pilkada, jadi ditunda Februari tahun depan.” Pungkas Saraswati.

BACA JUGA:  Kemensetneg Ambil Alih TMII dari Tangan Keluarga Cendana, Tak Pernah Setor Pendapatan ke Kas Negara