Bea Cukai Kudus Grebek 3 Rumah Di Jepara Jadikan tempat menimbun rokok ilegal

7
1
Bea Cukai Kudus Grebek 3 Rumah Di Jepara Jadikan tempat menimbun rokok ilegal
Tiga Rumah Di Jepara Dijadikan Gudang Rokok Ilegal Ft Istimewa
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Tim Bea Cukai Kudus Jawa Tengah melakukan pengrebekan tiga rumah warga yang dijadikan tempat untuk menimbun rokok ilegal. Dimana dari 3 lokasi tersebut berhasil diamankan sebanyak 358 ribu lebih batang rokok.

“Kami memperoleh informasi terdapat rokok ilegal yang ditimbun di rumah-rumah warga”, ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo, Kamis malam (19/11). Berbekal informasi tersebut, tim segera menyusun strategi untuk melaksanakan pengrebekan.

Pengrebekan oleh Bea Cukai Kudus dimulai pada sebuah bangunan di Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Pada bangunan tersebut tim menemukan barang bukti berupa rokok batangan berjenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang diduga ilegal sebanyak 61.800 batang.

Kemudian, tim kembali memeriksa sebuah bangunan lagi yang diduga menimbun rokok ilegal didesa yang sama. Untuk lokasi kedua barang bukti berupa rokok batangan jenis SKT sebanyak 10.400 batang, rokok batangan jenis SKM sebanyak 151.800 batang, dan rokok jenis SKM tanpa dilekati pita cukai dengan merek “ROHAS”, “TRUBUS”, “New L.4 MILD”, dan “DALILL” sebanyak 7.920 batang. Selain itu, juga ditemukan 2 unit alat pemanas dan lima unit alat pelinting.

Tim kembali melakukan pengrebekan terhadap bangunan ketiga yang digunakan untuk menimbun atau mengemas rokok yang diduga ilegal. Dari hasil pemeriksaan, tim memperoleh fakta bahwa terdapat 27.000 batang rokok batangan jenis SKM, 100.000 batang rokok berjenis SKM tanpa dilekati pita cukai dengan merek “New L.4 MILD”, “Djimat”, “CLOS MILD”, dan “SEKAR MADU SMD”, serta 2 unit alat pemanas.

“Total barang bukti diperkirakan sebesar Rp 366, 087 juta. Sedangkan potensi kerugian negara yakni sebesar Rp 207,21 Juta”, imbuhnya. Sabtu (21/11).

Semua barang bukti dibawa ke Kantor BC kudus untuk diproses lebih lanjut. Selanjutnya akan dilakukan pendalaman informasi untuk mengetahui pemilik bangunan dan pemilik barang kena cukai atau rokok ilegal tersebut. Sampai minggu ketiga di bulan November tahun 2020 ini, BC  Kudus telah melakukan tujuh puluh kali penidakan di bidang cukai.

BACA JUGA:  Kronologis Petugas PLN di Tangerang Tewas Tersengat Listrik