Satpol PP Kota Sukabumi Obok-obok Tempat Indekos, Belasan Pasangan Bukan Muhrim dan Obat Terlarang Diamankan

1
Satpol PP Kota Sukabumi Obok-obok Tempat Indekos, Belasan Pasangan Bukan Muhrim dan Obat Terlarang Diamankan
SATPOL PP KOTA SUKABUMI FT ISTIMEWA
SUKABUMI, banten.indeksnews.com –Satpol PP Kota Sukabumi Satuan Polisi Pamong Praja , bersama petugas gabungan TNI, Polri, Subdenpom, Kominda dan Dinas Kesehatan, melakukan razia tempat kos-kosan di sejumlah wilayah di Kota Sukabumi. Petugas berhasil mengamankan belasan pasangan bukan suami istri hingga obat-obatan terlarang.

Kepala Bidang (Kabid) Penegak Perda (Gakda) Satpol PP Kota Sukabumi, Ajat Sudrajat, mengatakan operasi Non Yustisi bagian dari penegakan Perda Kota Sukabumi Nomor 8 Tahun 2017 tentang penataan tempat indekos/kos-kosan atau rumah kontrakan. Razia dilakukana untuk menyisir rumah kos-kosan yang berada di Kecamatan Cikole, Kecamatan Citamiang dan Kecamatan Warudoyong.

“Operasi Non Yustisi penataan tempat indekos ini dilaksanakan pada Jumat (20/11) kemarin, dari mulai pukul 20.00 WIB sampai 23.50 WIB. Kegiatan tersebut dibagi menjadi tiga tim dan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan Protokol Kesehatan dan penegasan kepada pelanggar,” kata Ajat Kabid Penegak Perda Satpol PP Kota Sukabumi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu (21/11/20).

Lanjut Ajat, dalam operasi atau razia jajarannya menelusuri beberapa bagian rumah indekos, tim gabungan melakukan pengengecekan beberapa kamar kos-kosan serta meminta penghuni untuk menunjukkan indentitasnya, dan hasil operasi berhasil mendapat 15 pasangan yang bukan suami istri.

“Ada 15 pasangan yang terdiri dari 30 orang yang kita amankan dan akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Sementara itu berdasarkan hasil rapid test terdapat 1 orang yang reaktif Covid-19,” ungkap Ajat.

Indeks News Banten - SATPOL PP KOTA SUKABUMI MEMERIKSA Pelanggaran KAMAR kOS fT istimewa
SATPOL PP KOTA SUKABUMI MEMERIKSA Pelanggaran KAMAR kOS fT istimewa

Masih kata Ajat, tak hanya megamanakn belasan orang yang buka mukrim atau bukan pasangan suami istri, dalam operasi rutin yang dilaksanakan oleh Satpol pp Kota Sukabumi dan tim gabungan, pihaknya berhasil mengamankan, barang bukti obat-obatan terlarang jenis tramadol hingga satu bilah senjata tajam.

BACA JUGA:  Polisi naikkan kasus kerumunan Rizieq Shihab di Bogor ke penyidikan

“Kita juga mengamankan 1 botol miras, 1 buah senjata tajam, 10 strip obat tramadol dan sudah diamankan oleh Kepolisian Polres Sukabumi Kota, dan terakhir ada 30 buah KTP,” papar Ajat

Razia yang dilakukan Satpol PP bersama unsur terkait di Kota Sukabumi, kata Ajat adalah wujud dari implementasi, untuk mencipatakan Kota Sukabumi menjadi Kota Renyah (Religius Nyaman dan Sejahtera) sebagaimana yang selalu digaungkan oleh Wali Kota Sukabumi.

“Operasi Non Yustisi dilakukan untuk menciptakan Kota Sukabumi Religius Nyaman dan Sejahtera,” tandas Ajat.