Pengusaha Nugget Tewas Bersimbah Darah Dibunuh Karyawannya

26
Pengusaha Nugget Tewas Bersimbah Darah Dibunuh Karyawannya
Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring ft Istimewa
KAB TANGERANG, banten.indeksnews.com – Pengusaha Nugget dibunuh karyawannya sendiri ,Polisi menyebut pria yang ditemukan tewas bersimbah daerah di Tangerang, diketahui bernama Kit Fo (42).

“Korban dan tersangka memiliki hubungan antara karyawan dengan pengusaha, tersangka ini merupakan karyawan dari korban dan sudah saling mengenal kurang lebih 13 tahun, korban wiraswasta pengusaha nugget,” kata Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring, kepada wartawan, Senin (23/11/2020).

Insden nahas yang menimpa pengusaha Nugget diketahui terjadi di sekitar Kampung Bayur, Kecamatan Periuk, Tangerang. Aksi pembunuhan itu dilatari oleh dendam pelaku terhadap korban karena persoalan motor pada 2017 lalu.

“Pada waktu tahun 2017 motor dari tersangka dihilangkan oleh korban kemudian tersangka meminta ganti. Diganti oleh korban tapi tidak sesuai dengan permintaan tersangka,” ucapnya.

Tak beberapa lama berselang, korban kembali meminta motor yang telah diberikannya ke pelaku. Geram mendapat perlakuan tak mengenakkan dari korban, tersangka akhirnya memilih untuk keluar dari perusahaan korban.

Pasca keluar dari perusahaan korban, tersangka sempat melakukan usaha sendiri namun tak berhasil. Dari sinilah tersangka kemudian kembali terpikir soal motornya, namun korban tetap tak mengiraukan tersangka hingga terjadinya aksi pembunuhan terhadap korban.

“Jawaban dari korban tidak memuaskan oleh tersangka, sehingga tersangka merasa sakit hati dan dendam. Kemudian dia rencanakan menghabisi korban,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aditya menyebut tersangka akhirnya menghabisi nyawa korban di jalanan Kampung Bayur. Kala itu, tersangka berpura-pura meminta tolong korban untuk diantarkan ke suatu tempat, namun dihabisi di tengah jalan oleh pelaku.

“Di tengah perjalanan, tersangka memukul kepala korban dimana saat itu korban posisinya sebagai pengendara motor, jadi tersangka dibonceng,” imbuhnya.

Alhasil, korban tewas ditengah jalan dengan luka akibat benda tumpul dibagian kepala. Guna mempertanggung jawabkan peruatannya, tersangka dijerat Pasal 340 atau Pasal 338 KUHP terkait pembunuhan dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

BACA JUGA:  DPR RI: Rekam Jejak dan Prestasi Listyo Sigit Cukup Meyakinkan, Ditunjuk Jadi Calon Kapolri