Hong Kong Beri Bantuan Rp 9,1 Juta Bagi Yang Positif Covid-19

296
Hong Kong Beri Bantuan Rp 9,1 juta
Strategi pemerintah Hong Kong untuk memerangi penyebaran Covid-19 dengan cara memberikan bantuan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Pemerintah Hong Kong memberikan bantuan senilai HK$ 5.000 atau setara dengan Rp 9,1 Juta kepada penderita yang dinyatakan positif Covid-19.

Sebagaimana dilaporkan media South China Morning Post (SCMP), dalam rilisnya, Menteri kesehatan Hong Kong menjanjikan hal tersebut setelah munculnya cluster baru yang terkait dengan klub dansa.

Cluster kedua ini menjadi yang terbesar sejak munculnya pandemi di wilayah tersebut.
Mengenai cluster klub dansa, 46 orang dikabarkan terinfeksi virus corona, sehingga totalnya menjadi 80.

Otoritas kesehatan mengakui bahwa wabah akan sulit dan untuk pertama kalinya memerintahkan pengujian wajib, mengharuskan semua orang yang telah mengunjungi tempat tersebut sejak awal bulan untuk dites.

Sayangnya kebijakan ini tidak langsung diterima oleh sebagian masyarakat. Dilaporkan media Hong Kong Free Press, Roy Kwong dari Partai Demokrat mengatakan skema dana ini sama saja mendorong masyarakat untuk memaparkan diri terhadap Covid-19 agar mendapatkan uang.

“Apakah ini pada dasarnya mendorong publik untuk terinfeksi?” tulis kata Kwong di Facebook pada Minggu (22/11/2020).

Sementara, Wakil Sekretaris Biro Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Ho Kai-ming mengatakan ia tidak melihat orang yang akan menyalahgunakan skema dana ini dengan sengaja terpapar virus corona hanya agar mendapatkan dana bantuan dari pemerintah.

Hong Kong melaporkan 68 kasus yang dikonfirmasi pada Minggu, dengan 46 di antaranya terkait dengan cluster di kelas dan klub dansa. Pemerintah mengumumkan pemberitahuan pengujian wajib kepada siapa saja yang telah mengunjungi 14 tempat dansa dari tanggal 1 hingga 21 November untuk mengikuti tes Covid-19.

Tujuh stasiun pengujian keliling dan titik distribusi botol spesimen telah didirikan di Tseun Wan, Sai Kung, dan Tai Po pada Senin untuk membantu mengidentifikasi kasus corona di masyarakat Hong Kong.***

Artikel sebelumyaApresiasi Hari Guru Nasional Dompet Dhuafa dan Baznas Lakukan Lomba
Artikel berikutnyaPesepak Bola Legendaris, Diego Maradona Meninggal Dunia