Dapat Transferan Rp 1,3 Miliar, TA Ditetapkan Tersangka

28
Dapat Transferan Rp 1,3 Miliar, TA Ditetapkan Tersangka
TA (25) ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan berbasis online dengan modus arisan di Biak, Jayapura.

Tercatat kerugian yang di alami korban peserta investasi ini sekitar Rp 1.379.150.000. Awal peristiwa ini terjadi, tersangka membentuk arisan online di WhatsApp dengan nama grup arisan dan grup arisan khusus dengan sistem arisan duet atau tanam modal.

Melensir dari jpnn.com, Kapolres Biak Numfor AKBP Andi Yoseph Enoch mengatakan tercatat sekitar 22 orang yang sudah melapor menjadi peserta yang dikelola tersangka yang dimulai sejak 6 September lalu.

Melalui arisan tersebut peserta menginvestasi uangnya ke tersangka dengan membuat grup WhatsApp yang anggotanya hanya terdiri dari tersangka, penanam modal, dan peminjam untuk berkomunikasi sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Arisan investasi awalnya berjalan lancar karena penginvest mendapatkan keuntungan berupa modal atau uang pokok beserta bunganya.

Namun kemudian peserta mengeluh karena uang mereka tidak dikembalikan walaupun sudah jatuh tempo. “Tersangka selaku pengelola sering berkelit menyatakan uang tersebut belum dikembalikan atau dibayar peminjam sehingga para peserta melaporkannya ke Polres Biak Numfor di Biak,” kata Enock, Rabu (25/11/2020).

Ia berharap masyarakat yang menjadi peserta arisan berkedok investasi itu segera melapor. Peserta arisan sebagian besar ibu rumah tangga yang bermukim di dan luar Biak.

“Tersangka saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka sesuai pasal 46 UU Nomor 10/1998 perubahan atas UU Nomor 7/1992 tentang Perbankan,” jelas Enock.

Sumber: Antara

BACA JUGA:  Belasan THM dan Diskotik di Tutup Paksa Bupati Bekasi, Ini Daftarnya :