Polri Sebut Deklarasi Benny Wenda Bentuk Provokasi dan Propaganda

37
Polri Sebut Deklarasi Benny Wenda Bentuk Provokasi dan Propaganda
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Polri menyebut pernyataan pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULWMP), Benny Wenda, yang mengumumkan pemerintahan sementara Papua Barat secara sepihak sebagai bentuk provokasi dan propaganda.

“Benny Wenda itu sekarang di mana? di Inggris kan. Jadi yang menjadi pertanyaan apakah mungkin dia melakukatersebutn hal di Indonesia, ya nggak? Dia di luar negeri kan, makanya itu. Jadi yang perlu rekan-rekan ketahui ini adalah salah satu bentuk provokasi, bentuk propaganda dan rekan rekan-rekan bisa liat kan sampai hari ini di Papua situasi Kamtibmas aman kondusif,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Rabu (2/12/2020).

Dalam hal ini, Polri  juga memastikan jika situasi pemerintahan di Papua tetap berjalan lancar dan kondusif. Untuk itu, dia mengimbau masyarkat agar tak terprovokasi dengan adanya deklarasi sepihak tersebut.

“Di Papua 1 Desember situasi pemerintahan berjalan dengan lancar, tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” sebutnya.

“Tentunya kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi dengan agenda saudara Benny Wenda tersebut. Karena, sampai saat ini Papua maupun Papua Barat masih sah di bawah NKRI. Dan hal ini sudah final, tidak ditawar-tawar lagi,” sambungnya.

Menyebut hal itu sebagai propaganda, Awi juga turut menyinggung soal kasus lama yang menjerat Benny Wenda, yakni terkait penyerangan Markas Polsek Abepura, 7 Desember 2000. Dia menilai, permasalahan ini memiliki pandangan berbeda di antara dua negara.

“Itu propaganda. Jadi perlu diketahui bersama, kasus yang lama yang bersangkutan juga dapat suaka dari UK kan. Permasalahan ini menurut kacamata Indonesia bahwasanya yang bersangkutan kan kriminal, tapi dari UK memandangnya itu isu politik. Kan berbeda pandangannya, dia kan juga warga negara sana,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Gamer Sudah Bisa Beli PS5 dengan Harga Resmi di Indonesia, Ini Tempat Belinya

Diberitakan sebelumnya, Benny Wenda mengumumkan soal pemerintahan sementara Papua Barat melalui akun Twitter-nya, Selasa (1/12/2020). Deklarasi itu disampaikannya dengan memanfaatkan momen 1 Desember yang diklaim sebagai hari kemerdekaan Papua Barat.

“Today, we announce the formation of our Provisional Government of #WestPapua. From today, December 1, 2020, we begin implementing our own constitution and reclaiming our sovereign land,” tulis Benny Wenda seperti dilihat Rabu (2/12).

Meski mendeklarasikan pemerintahan sementara Papua Barat, UMLWP pimpinan Benny Wenda tak memberikan kejelasan soal tempat dan waktu deklarasi yang disampaikan tersebut.