Iyut Bing Slamet 16 Tahun Gunakan Narkoba walau putus Nyambung, Tergantung Keuangan

58
Iyut Bing Slamet 16 Tahun Gunakan Narkoba walau putus Nyambung, Tergantung Keuangan
Iyut Bing Slamet saat di Polres JakSel ft istw
JAKARTA,banten.indeksnews.com – Iyut Bing Slamet diketahui telah mengkonsumsi narkoba sejak 2004 lalu. Polisi menyebut selama itu, sang artis kerap ‘putus sambung’ dalam hal mengkonsumsi narkotika.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono mengatakan Iyut Bing Slamet juga sempat berhenti namun kembali lagi mengkonsumsi barang haram tersebut hingga saat ini.

“Alasan dari hasil pemeriksaan sementara yang bersangkutan Iyut Bing Slamet memang dari tahun 2004 dia memakai dan putus sambung putus sambung mungkin tergantung kondisi keuangan atau yang lain lainnya,” kata Kombes Budi dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu (5/12)

Dari hasil pemeriksaan awal, Iyut mengkonsumsi narkotika sejak awal bulan ini. Dia pun hanya membeli sedikit narkotika jenis sabu tersebut.

“Setelah kita lakukan pemeriksaan, yang bersangkutan itu terakhir memakai tanggal 1 Desember 2020 dan memang yang bersangkutan pengakuannya sudah memakai dari tahun 2004,” ungkap Iyut.

Seperti diketahui, Polres Metro Jakarta Selatan menangkap artis berinisial IBS terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Sang artis diamankan polisi pada Kamis (3/12) kemarin.

Dari tangan IBS, polisi menyita alat hisap sabu namun polisi tidak menemukan narkotika disana. Hasil tes urine IBS menunjukan jika sang artis positif mengkonsumsi narkotika.

Polres Metro Jakarta Selatan menggelar rilis kasus penangkapan mantan artis cilik Iyut terkait kasus penyalahgunaan narkoba pada Sabtu (5/12). Dalam rilis tersebut diketahui bahwa Iyut ternyata sudah menggunakan narkoba sejak 16 tahun silam.

Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Sartono, di hadapan awak media. Dia mengatakan adik dari aktor Adi Bing Slamet pertama kali menggunakan obat-obatan terlarang sejak 2004 silam, namun tidak secara terus menerus. Hal itu berdasarkan pengakuan Iyut saat dilakukan pemeriksaan.

BACA JUGA:  Pemprov Jatim Batal Berikan Dana Hibah Rp 9 Miliar untuk Museum SBY