Tinggi Gelombang laut Diperairan Banten Capai 6 Meter, BMKG Beri Peringatan Dini

99
Tinggi Gelombang laut Diperairan Banten Capai 6 Meter, BMKG Beri Peringatan Dini
Foto Ilustrasi Gelombang Laut
Banten – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku mulai hari ini, Senin (7/12/2020) pukul 07:00 WIB, hingga Rabu (9/12/2020) pukul 07:00 WIB.

Dikutip dari peta-maritim.bmkg.go.id, bibit siklon tropis 96S terpantau di Samudra Hindia Banten dan selatan Jawa Barat.

Hal tersebut memberikan dampak terhadap kondisi tinggi gelombang di Perairan barat Lampung hingga selatan Jawa dan Samudra Hinida barat Lampung hingga selatan Jawa.

Pola angin di wilayah Indonesia pada umumnya bergerak dari Barat-Utara dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah, Laut Jawa, dan Laut Bali dan Banten.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Berikut peringatan dini gelombang tinggi untuk hari ini, dilansir peta-maritim.bmkg.go.id:

1. Area Perairan Bergelombang Sangat Tinggi (4.0 – 6.0 m)

Laut Natuna Utara

Perairan Selatan Banten Hingga Jawa Tengah

Samudra Hindia Selatan Banten Hingga Jawa Timur

2. Area Perairan Bergelombang Tinggi (2.50 – 4.0 m)

Perairan Barat Lampung

Samudra Hindia Barat Lampung

Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan

Perairan Selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba

Samudra Hindia Selatan Bali Hingga NTT

Perairan Utara Kep. Anambas hingga Kep. Natuna

Laut Jawa Bagian Tengah dan Timur

Perairan Utara Jawa Tengah hingga Jawa Timur

3. Area Perairan Bergelombang Sedang (1.25 – 2.50 m)

Selat Malaka

Perairan Utara Sabang

Perairan Barat Aceh

Perairan Barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai

Perairan Enggano – Bengkulu

Samudra Hindia Barat Aceh hingga Bengkulu

Selat Bali – Lombok – Alas Bagian Selatan

Selat Sumba Bagian Barat

BACA JUGA:  Mafia Tanah punya Banyak Cara Dari Manipulasi Girik Hingga Main Di Pengadilan

Perairan P. Sawu hingga Kupang P.Rotte

Laut Sawu Bagian Selatan

Perairan Selatan Kep. Anambas hingga Kep. Natuna

Laut Natuna

Perairan Timur Kep. Bintan hingga Kep. Lingga

Selat Karimata

Perairan Bangka Belitung

Laut Jawa Bagian Barat

Perairan Utara Jawa Barat

Perairan Selatan Kalimantan

Selat Makassar Bagian Selatan

Laut Bali

Selat Lombok Bagian Utara

Laut Sumbawa

Perairan Utara Bali hingga Sumbawa

Perairan Kep. Sabalana hingga Kep. Selayar

Laut Flores Bagian Barat

Perairan Kep. Talud

Laut Maluku Bagian Utara

Perairan Utara Halmahera

Laut Halmahera

Perairan Utara Papua Barat

Samudara Pasifik Utara Halmahera hingga Papua

Selain itu, harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, berikut ini:

– Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).

– Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).

– Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).

– Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.