Kapolda Metro Jaya: Identifikasi Awal Penyerang Laskar Khusus yang Menghalangi Penyidikan

151
Kapolda Metro Jaya: Identifikasi Awal Penyerang Laskar Khusus yang Menghalangi Penyidikan
barang bukti yang di peroleh dari laskar kusus Ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com– Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyebut sepuluh orang yang diduga pendukung Pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab yang terlibat dalam bentrokan dengan polisi di To Jakarta Cikampek KM 60 merupakan laskar khusus. “Jadi, dari hasil penyeldikan awal, kelompok yang menyerang diidentifikasi sebagai laskar khusus,” kata  Fadil di Mapolda, Senin 7 Desember 2020..

Kata Kapolda Metro Jaya laskar khusus ini adalah mereka yang selama ini menghalang-halangi proses penyidikan yang dilakukan polisi dalam kasus kerumunan massa simpatisan Habib Rizieq di acara pernikahan putrinya. Namun, dirinya tidak merinci penghalang-halangan yang dimaksud.

Diketahui, polisi mendapat kendala saat mengirimkan surat pemanggilan pemeriksaan terhadap Habib Rizieq soal kasus pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 pada Minggu (29/11) dan Rabu (2/12). Polisi dihalang-halangi oleh Laskar FPI saat hendak mengirimkan surat tersebut. Namun, setelah melakukan negosiasi, akhirnya polisi dari Kapolda Metro Jaya  diizinkan masuk untuk mengantarkan surat pemanggilan tersebut.

Sebelumnya, Anggota Polri diserang oleh sepuluh orang di Tol Jakarta-Cikampek tepatnya di KM 50 pada Senin (7/12) sekitar pukul 00.30 WIB. Penyerangan ini diduga dilakukan pendukung Habib Rizieq Shihab.

Dalam aksi pernyerangan yang dilakukan oleh laskar khusus, polisi menembak mati enam orang pendukung Habib Rizieq tersebut. Sementara empat orang lainnya berhasil melarikan diri.

Kasus ini berawal saat polisi mendapatkan informasi akan adanya pergerakan massa yang akan datang ke Polda Metro Jaya soal pemanggilan kedua Habib Rizieq pada Senin (7/12) soal pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam pernikahan putri Habib Rizieq.

“Beredar di medsos akan ada kelompok pengikut MRS (Muhammad Rizieq Shihab) yang akan mengawal pada saat pemeriksaan dengan jumlah besar sehingga dilakukan penyelidikan terhadap kelompok tersebut,” kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12).

BACA JUGA:  Pemkot Tangerang bagikan 104.000 bibit lele ke warga

Saat berada di tol tersebut, anggota yang berjumlah enam orang itu melihat ada kendaraan pendukung Habib Rizieq. Saat itu, kendaraan anggota polisi langsung dipepet dan diberhentikan oleh dua kendaraan pendukung.

Para Laskar kusus yang tewas Benrok dengan Polisi Ft ISTW
Para Laskar kusus yang tewas Benrok dengan Polisi Ft ISTW

Berdasarkan informasi yang diterima keenam laskar khusus pengawal Rizieq yang tewas tertembak itu merupakan laki-laki dengan usia rata-rata 20 tahunan.

Mereka, yakni: Faiz Ahmad Syukur (22), Andi Oktiawan (33), M. Reza (20), Muhammad Suci Khadavi Poetra (21), Lutfhil Hakim (24), dan Akhmad Sofiyan (26).

Dalam kasus ini polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan oleh laskar khusus simpatisan Rizieq Shihab saat melakukan penyerangan. Barang bukti tersebut yakni berupa senjata api hingga senjata tajam.

Saat jumpa pers di Polda Metro Jaya beberapa barang bukti yang ditujukan di antaranya; dua senjata api rakitan, peluru, samurai, celurit, dan beberapa senjata tajam lainnya.

“Asli ini (senjata api) ada tiga yang sudah ditembakan. Hasil awal kelompok yang menyerang ini diidentifikasi adalah laskar khusus yang selama ini menghalang-halangi penyidikan,” kata Irjen Pol Fadil Imran saat jumpa pers, Senin (7/12/2020).