Kapolda Metro Jaya: Penyidik Akan Melakukan Penangkapan, Habib Rizieq Dan Lima Pengikut Di Cekal

98
Kapolda Metro Jaya: Penyidik Akan Melakukan Penangkapan, Habib Rizieq Dan Lima Pengikut Di Cekal
MRS foto istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dengan tegas mengintruksikan jajarannya untuk segera melakukan penangkapan terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) , Habib Rizieq Shihab dan lima orang lainnya.

Hal ini setelah Habib Rizieq cs ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam acara pernikahan putrinya di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. “Terhadap para tersangka, penyidik Polda Metro akan melakukan penangkapan. Saya ulangi, terhdap para tersangka, penyidik Polda Metro  akan melakukan penangkapan,” kata Irjen Fadil Kapolda Metro Jaya dalam konferensi pers di Mapolda ,” Jakarta, Kamis (10/12)

Nampaknya Polda Metro Jaya memberikan undangan pemeriksaan terhadap para tersangka itu. Mereka lebih memilih melakukan penangkapan. Seperti diketahui, Kapolda Metro Jaya telah menetapkan tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam pernikahan putri Habib Rizieq Shihab. Selain Habib Rizieq, polisi juga telah menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka.

Kelima tersangka lainnya adalah Ketua Umum DPP FPI Sobri Lubis dan Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi, Haris Ubaidillah selaku Ketua Panitia Acara, Ali Bin Alwi Alatas selalu Sekretaris Acara dan Habib Idrus selaku Kepala Seksi Acara.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran ft istw
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran ft istw

“Selasa kemarin tanggal 8 penyidik Polda Metro Jaya telah melakukam gelar perkara tentang tindak pidana kekarantina kesehatan dan pelanggaran di Pasal 160 kuhp dalam pernikahan putri MRS (Muhammad Rizieq Shihab). hasilnya ada 6 yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda, Jakarta, Kamis (10/12).

Dalam perkara ini Rizieq terancam hukuman pidana enam tahun penjara. Hal itu sebagaimana termaktub dalam Pasal 160 KUHP.

Pasal 160 KUHP berbunyi; Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak Rp4.500.

BACA JUGA:  Wagub Uu Ruzhanul Ulum Resmikan Desa Karedok Sebagai Desa Wisata di Jabar

Sedangkan, Pasal 216 ayat (1) berbunyi; Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak Rp9.000.

Sementara itu, lima tersangka lainnya dipersangkakan dengan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Kelimanya terancam dengan hukuman 1 tahun penjara.

Pasal 93 itu sendiri berbunyi; Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100 juta.

Polda Metro telah mengirim surat kepada Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI terkait pencekalan enam tersangka kasus kerumunan massa dalam acara pernikahan putri Muhammad Rizieq Shihab (MRS). Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan surat pencekalan itu sudah dikirimkan sejak Senin (7/12/2020) lalu.
Adapun pencekalan itu berlaku untuk 20 hari ke depan.

“Penyidik Polda Metro telah membuat surat penangkapan kepada Muhammad Rizieq Shihab ke Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI selama 20 hari. Surat pencekalan ini sudah dilayangkan ke Ditjen Imigrasi,” ujar Argo, di Mapolda, Jakarta, Kamis (10/12/2020).

Argo mengatakan surat penangkapan tersebut diterbitkan guna mencegah para tersangka melarikan diri ke luar negeri.

Jenderal bintang dua tersebut menegaskan tak hanya MRS yang mendapatkan surat pencekalan.

BACA JUGA:  Di Maja, Hanson International menggandeng Grup Ciputra Untuk Mengembangkan Perumahan Di Atas Ribuan Hektar Lahan Miliknya.

Kelima tersangka lainnya juga mendapatkan surat pencekalan yang sama.
“Kemudian penyidik Polda Metro juga sudah melayangkan surat pencekalan untuk pencegahan ke luar negeri seperti yang pertama,” jelas Argo