Cukai Rokok Naik Sebesar 23 Persen, Bagaimana Nasib Perokok?

83
Cukai Rokok Naik Sebesar 23 Persen, Bagaimana Nasib Perokok?
Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, secara resmi sudah menentukan kenaikan tarif cukai rokok untuk tahun 2021, kenaikan cukai rokok tersebut akan mempengaruhi harga rokok.

Kenaikan tarif cukai hasil tembakau selain untuk meningkatkan penerimaan negara juga untuk mengendalikan konsumsi rokok di kalangan remaja Indonesia usia 10-18 tahun agar dapat sesuai target yang dipatok sebesar 8,7% di RPJMN tahun 2024 nanti.

Artinya dalam kurun waktu lima tahun terakhir, pemerintah menaikkan tarif cukai rokok rata-rata 11,3% per tahun. Pada 2019 pemerintah sempat tidak menaikkan tarif cukai rokok. Baru di tahun 2020 tarif cukai rokok dinaikkan sebesar 23%.

Kenaikan tarif cukai ini berlaku untuk kategori sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret putih mesin (SPM). Untuk kategori SKM cukainya naik 13,8% – 16,9%, tergantung golongan. Sementara untuk SPM naik antara 16,5% – 18,4%.

Penetapan kenaikan tarif cukai ini salah satunya demi memenuhi target penerimaan negara dari cukai yang dipatok di angka Rp 173 triliun.

Seiring dengan naiknya tarif cukai, kenaikan harga rokok tentu bakal menjadi hal yang tak dapat dihindarkan. Kendati demikian, menurut survei dari Bahana Sekuritas, kenaikan harga rokok ini tak akan lebih dari 20,5%.

Walau kenaikannya mungkin tidak brutal-brutal amat, namun tetap saja kenaikan tersebut bakal menjadi kegelisahan struktural bagi para perokok.

Berikut daftar harga usai kenaikan cukai rokok pada 2021:

– SPM I naik Rp145/batang menjadi Rp935/batang

– SPM Golongan IIA naik Rp80/batang menjadi Rp565/batang

– SPM Golongan IIB naik Rp85/batang menjadi Rp555/batang

– SKM I naik Rp125/batang menjadi Rp865/batang

– SKM IIA naik Rp65/batang menjadi Rp535/batang

– SKM IIB naik Rp70/batang menjadi Rp525/batang

Khusus untuk SKT, harga tidak naik, berikut rinciannya:

BACA JUGA:  Penembakan oleh Oknum Polisi di Cengkareng Berawal Karena Cekcok: Tersangka Mabuk

– SKT IA: Rp425/batang

– SKT IB: Rp330/batang

– SKT II: Rp200/batang

– SKT III: Rp110/batang