Zulkarnaen Pelaku Bom Bali l, 18 Tahun Buron Diamankan Densus 88

75
Zulkarnaen Pelaku Bom Bali l, 18 Tahun Buron Diamankan Densus 88
Zulkarnaen Ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com,- Zulkarnaen diamankan Tim Densus 88 Antiteror  seorang tersangka Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus terorisme tragedi Bom Bali I pada 12 Oktober 2002.

Informasi yang dihimpun, Tim Densus 88 mengamankan Zulkarnaen (57) pada Kamis (10/12/20), ditempat persembunyiannya di Gang Kolibri, Toto Harjo Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur.

Densus 88 perlu 18 tahun mengendus keberadaan Zulkarnaen yang merupakan anggota Jamaah Islamiyah (JI) yang terlibat dalam kasus Bom Bali I pada 2002 lalu.

“Ya, Z merupakan DPO selama 18 tahun sebagai tersangka kasus tragedi Bom Bali I, tersangka ditangkap Densus 88 di Gang Kolibri, Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, tanpa perlawanan,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, Senin (14/12/20).

Irjen Pol Argo Yuwono menyebut, Z yang memiliki empat nama samaran atau alias Aris Sumarsono, Daud, Zaenal Arifin, dan Abdulrahman. Berhasil ditangkap usai sempat menyembunyikan buronan Upik Lawangan atas Taufik Bulaga yang lebih dulu ditangkap Densus 88.

“Z  ini merupakan salah satu tokoh penting dalam kasus Bom Bali I pada 2002 silam. Dia memimpin Dewan Askari atau kelompok bersenjata JI saat Bom Bali I,” bener Irjen Pol Argo.

Bahkan, Irjen Pol Argo selain tokoh penting dalam pengerak kasus Bom yang mengguncang Bali, pada pukul 23.15 Wita, di wilayah Kantor Konsulat/Kedutaan Amerika Serikat (AS) di Renon Bali.

“Tersangka Z juga terlibat dalam konflik di Poso dan Ambon.Tersangak (Zulkarnaen) adalah panglima Askari (kelompok bersenjata) JI ketika Bom Bali I 2002, dia juga yang membuat Unit Khos (Special Taskforce) yang kemudian terlibat Bom Bali, konflik di Poso dan Ambon,” beber Irjen Pol Argo.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Polri juga telah menangkap Taufik Bulaga alias Upik Lawanga di Lampung lewat operasi yang digelar pada 23 dan 25 November 2020 lalu.

BACA JUGA:  Tim Sar Gabungan Lakukan Pencarian Bocah Tenggelam di kali River Park, Pondok Aren

Upik Lawanga merupakan aset paling berharga kelompok JI, karena Upik merupakan penerus dari Dr Azhari, bersangkutan disembunyikan oleh kelompok JI dan berpindah tempat.

Untuk diketahui, tragedi Bom Bali I 2002 adalah rangkaian kajadian tiga peristiwa pengeboman yang terjadi pada malam hari tanggal 12 Oktober 2002. Dua ledakan pertama terjadi di Paddy’s Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian, Kuta, Bali dan ledakan terakhir terjadi di dekat Kantor Konsulat Amerika Serikat (AS).

Atas kejadian 18 tahun lalu, sebanyak 202 korban tewas dan 209 korban luka, sebagian besar korban merupakan wisatawan asing yang sedang berkunjung ke Bali. Peristiwa teror Bom Bali dianggap sebagai peristiwa Internasional terparah dalam sejarah Terorisme di Indonesia.

Rangkaian pengeboman ini merupakan teror bom bunuh diri pertama yang kemudian disusul oleh pengeboman dalam skala yang jauh lebih kecil yang juga bertempat di Bali pada tahun 2005. Peristiwa Bom Bali I ini juga diangkat menjadi film layar lebar dengan judul Long Road to Heaven.