Warga Benda Serukan Mosi Tidak Percaya Kepada Walikota Tangerang

104
Warga Benda Serukan Mosi Tidak Percaya Kepada Walikota Tangerang
Warga Benda Kota Tangerang menyerukan mosi tidak percaya kepada WaliKota Tangerang Arief R Wismansyah, hampir dua hari terakhir ini, warga Benda yang didominasi ibu-ibu ini telah menggeruduk Kantor Wali Kota Tangerang di Jalan Satria Sudirman, Kota Tangerang. Tetapi tidak juga kunjung bertemu.

Warga Benda yang menjadi korban penggusuran rumah untuk pembangunan Tol JORR 2 sudah melakukan unjuk rasa selama dua hari, sejak Minggu (13/12/2020) hingga Selasa (15/11/2020) di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Koordinator tim pengunjuk rasa, Dedi Sutrisno mengakui, pihaknya hingga kini masih belum mendapat jawaban atas tuntutan mereka, yakni bertemu dengan wali kota atau wakil wali kota Tangerang.

Oleh karenanya, ia dan pengunjuk rasa lain menyerukan mosi tidak percaya ke orang nomor satu di Tangerang Kota tersebut.

“Mosi tidak percaya kami bentuknya lisan saja. Pokoknya, kami tidak percaya lagi ke wali kota,” tegasnya.

Mereka menyerukan mosi tidak percaya tersebut sekitar pukul 16.45. Diawasi oleh aparat keamanan, mereka menyerukan mosi tersebut dengan damai. “Kami berteriak, memang. Tapi tidak sampai ricuh,” ujarnya.

Dirinya mengaku, baik sejak kemarin atau pun sejak penyeruan mosi tidak percaya, belum ada satu pun pihak Pemkot Tangerang yang menemui mereka secara langsung. “Tidak ada yang turun (pihak Pemkot Tangerang).

Cuma diliatin saja tadi kami oleh aparat,” tuturnya. Walau demikian, ia juga mengaku hendak menunggu respon Pemkot Tangerang hingga besok. Andai wali kota atau wakil wali kota Tangerang hendak menemui pengunjuk rasa, mereka tentu akan menerima hal tersebut. “Yang jelas, tuntutan kami bertemu dengan mereka (wali kota atau wakil wali kota Tangerang) dan menemukan solusi bersama,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya warga Benda mengalami korban penggusuran jalan TOL JORR (Jakarta Over Ring Road) II, Kunciran-Bandara Soekarno Hatta, lakukan unjuk rasa dengan membawa anak-anak yang dilakukan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang menyisahkan kesedihan yang mendalam.

BACA JUGA:  Gempa 6,7 Magnitudo Di Malang ,Rusak Ratusan Bangunan dan Tiga Meninggal

Pasalnya, mereka ibu-ibu hanya ingin diperhatikan dan dibantu oleh Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, untuk menyelesaikan permasalahan yang saat ini sedang mereka dihadapi.

Puluhan ibu-ibu warga Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang itu mengaku merasa dizolimi dan tidak diperlakukan adil sebagai warga negara dan masyarakat Kota Tangerang.

“Jangan datang saat mau pemilihan saja, kami datang mau mengadu bapak tapi kenapa bapak (Walikota) tidak mau menemui kami Warga bapak sendiri,” teriaknya saat berorasi di depan Puspemkot Tangerang.