Breezon MC-32 di Perkenalkan Pertamina, Lebih Ramah Lingkungan

50
Breezon MC-32 di Perkenalkan Pertamina, Lebih Ramah Lingkungan
PT Pertamina melalui Refinery Unit III Plaju memperkenalkan produk refrigerant ramah lingkungan Breezon MC-32. ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Breezon MC-32 PT Pertamina melalui Refinery Unit III Plaju memperkenalkan produk refrigerant ramah lingkungan . Saat ini, produk refrigerant sintetik didominasi oleh produk impor. Dengan adanya B MC-32, menunjukkan bahwa Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara mampu untuk memproduksi refrigerant substitusi R32 di dalam negeri.

Dengan begitu, inisiatif ini dapat berpotensi mengurangi ketergantungan impor pada produk refrigerant sintetik. Breezon MC-32 sebagai next generation refrigerant berbahan dasar propylene yang aman, ramah lingkungan dan hemat energi yang saat ini hanya diproduksi oleh kilang Pertamina Refinery Unit III Plaju.

Breezon MC-32 menyasar pangsa pasar premium user atau pengguna sistem teknologi pendingin baru berbasis R32 yang peduli terhadap lingkungan, seperti konsumen residensial yang mayoritas menggunakan AC split. Refrigerant B MC-32 unggulan Pertamina ini juga cocok untuk bahan makan maupun industri kimia.

General Manager Refinery Unit III, Moh. Hasan Efendi, memaparkan bahwa B MC-32 merupakan hasil dari buah pemikiran dan usaha pekerja muda Pertamina.

“B MC-32 merupakan pengembangan dari produk yang terdahulu yaitu Musicool MC-22. Dengan semangat untuk menciptakan produk yang unggul, ecofriendly, ramah lingkungan. Maka pada pagi hari ini kita soft launching produk B MC-32 sebagai produk unggulan Refinery Unit III”, ungkap Hasan.

Perkembangan teknologi penggunaan refrigerant sintetik pada mesin pendingin yang saat ini telah bergeser dari R22 menjadi R32, menuntut Pertamina sebagai salah satu produsen refrigerant untuk terus melakukan inovasi dalam memenuhi kebutuhan pasar.

B MC-32 hadir sebagai upaya nyata Pertamina Refinery Unit III Plaju dalam berkontribusi mengembangkan produk refrigerant baru dalam menyikapi perkembangan dunia refrigerant.

Kandungan yang ada di dalam B MC-32 yang merupakan refrigerant non-CFC mempunyai dampak lingkungan yang lebih rendah, tidak merusak lapisan ozon, sekaligus lebih hemat energi. Dari hasil penelitian yang dilakukan, produk B MC-32 memiliki indeks global warming potential (GWP) 30% lebih rendah dibanding dari jenis refrigerant lainnya, hal ini juga membuat konsumsi energi dapat dihemat hingga 30%.

BACA JUGA:  Marzuki Alie Siap Maju Jadi Ketum, Dukung KLB Partai Demokrat

Sementara itu, CEO PT Kilang Pertamina Internasional, Ignatius Tallulembang mengatakan tahun ini tidak mudah bagi semua, Covid-19 membawa dampak besar bagi dunia tidak terkecuali bagi Pertamina.

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Refinery Unit III Plaju untuk pencapaiannya. Di tahun ini PT Kilang Pertamina Internasional dapat memberikan 24 kado untuk Pertamina tercinta. Saya berharap komunikasi dengan stakeholder internal dan eksternal dapat saling mendukung program strategis, yang tidak lain untuk mencapai efisiensi dan meningkatkan daya saing perusahaan”, katanya.