BIN Bantah Anggotanya Tertangkap FPI, Itu Semua Hoax!

34
BIN Bantah Anggotanya Tertangkap FPI, Itu Semua Hoax!
Juru bicara BIN, Wawan Hari Purwanto FT ISTW
JAKARTA, banten.indeksnews.com- BIN Beredarnya informasi yang menyebutkan tiga anggota Badan Intelijen Negara  tertangkap oleh FPI di Megamendung, Bogor, adalah tidak benar alias hoax. Badan Intelijen Negara membantah langsung soal kabar hoax yang disebut-sebut menyeret anggotanya.

“Belakangan ini beredar berita tiga anggota BIN tertangkap FPI. Itu semua adalah hoax,” kata Juru bicara BIN, Wawan Hari Purwanto, kepada wartawan, Minggu (20/12/2020).

Wawan dapat memastikan tak ada nama anggota BIN yang tertangkap FPI. Sementara soal nama-nama yang disebutkan FPI, secara tegas dipastikan Wawan bukanlah anggota Badan Intelijen Negara .

“Sebagaimana dilansir tertangkap oleh FPI, mereka semua yang disebutkan oleh FPI jelas-jelas bukan anggota Badan Intelejen Negara , alias anggota gadungan,” ujar Wawan.

Selain itu, Wawan juga menegaskan bahwa tak ada operasi Badan Intelijen Negara bernama ‘Operasi Delima’. Dia juga memastikan bahwa kartu anggota yang dipakai untuk mengaku anggota  itu adalah palsu.

“Bukan seperti yang dimiliki Badan Intelijen Negara asli. Banyak orang mengaku anggota BIN di berbagai wilayah di Indonesia. Banyak juga yang dijatuhi hukuman di pengadilan. Apalagi membawa kartu identitas, hal ini tidak mungkin dilakukan dalam operasi intelijen. Apalagi disebut ada Deputi 22, tidak ada Deputi 22 itu di Badan Intelijen Negara,” jelasnya.

Di Badan Intelijen Negara, jelas Wawan, tak ada surat perintah (sprint) tertulis operasi apa pun. Dengan begitu, jika ada surat perintah berisi nama dan sandi operasi secara tertulis apa pun itu namanya, dapat dipastikan jika itu tidak benar.

“Sebab di Badan Intelijen Negara tidak lazim ada tugas operasi di-sprint-kan. Jika ada orang yang mengaku-ngaku dari  Badan Intelijen Negara silakan dilaporkan kepada yang berwajib. Biar jelas dan tuntas secara hukum dan tidak digoreng dipanggung opini publik,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Dinkes Tangsel Klarifikasi Berita Tentang Vaksinasi Lansia