Akibat Depresi, Seorang Pemuda di Tangerang Ancam Ibunya Dengan Pisau

172
Akibat Depresi, Seorang Pemuda di Tangerang Ancam Ibunya Dengan Pisau
Foto Ilustrasi
Tangerang – Aksi percobaan pembunuhan yang dilakukan seorang pemuda berinisial IN (18) terhadap ibu dan adiknya berhasil di gagalkan oleh pihak kepolisian Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (21/12/2020).

Aksi nekat tersebut terjadi  di rumahnya di Perumahan Jasmine Extension, Pakulonan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, percobaan pembunuhan tersebut dilakukan terduga pelaku dengan menggunakan dua bilah pisau lipat. Ia mengancam ingin menusuk sang ibu dan adiknya.

Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono, mengatakan pemuda yang berusaha untuk melakukan percobaan pembunuhan terhadap ibu kandung dan adik kandungnya yang ada rumahnya.

“Info awal yang kami dapat bahwa pelaku ini memang mengalami tekanan atau depresi sejak dua tahun lalu dikarenakan kedua orang tuanya berpisah rumah tangganya,” kata Muharram.

Percobaan pembunuhan itu, dilakukan terduga pelaku dengan menggunakan dua bilah pisau lipat. Ia mengancam ingin menusuk sang ibu dan adiknya.

Atas ancaman itu, Ibu pelaku yang penuh rasa takut pun melaporkannya ke Polsek Kelapa Dua.

Saat berusaha mengamankan pemuda tersebut, anggota Kepolisian sempat kewalahan. Proses penangkapan pun cukup memakan waktu, karena IN sempat memberikan perlawanan kepada anggota.

“Yang bersangkutan membawa pisau mondar-mandir di dalam rumah kemudian berteriak. Dan terduga pelaku bertahan di lantai dua,” tutur Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua, kabupaten Tangerang Iptu Agam Tsaani.

Saat anggota berusaha menenangkan, pelaku justru melempari polisi dengan sejumlah barang pecah belah dan benda tumpul yang ada di sekitarnya.

“Ke arah petugas yang ada di bawahnya. Selanjutnya kita negosiasi dengan pelaku untuk turun dan membicarakan permasalahannya baik-baik, namun dia menolak,” sambungnya.

Atas hal itu, polisi pun mengambil langkah tegas dengan menembakkan gas air mata untuk melumpuhkan pelaku yang terus memberikan perlawanan.

BACA JUGA:  Anji Sempat Posting Video Musik Putus Atau Terus yang Dinyanyikan oleh Mahalini, sebelum Ditangkap Polisi

“Karena sudah kita lakukan tindakan tegas terukur menembakkan gas air mata, yang bersangkutan berdiam di dalam kamar. Sehingga yang bersangkutan lemas dan dapat kita amankan beserta barang buktinya,” tuturnya.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada anggota keluarga yang sempat dilukai oleh pelaku.

“Dia belum sempat melukai keluarga, karena hanya ancaman akan membunuh. Sehingga kita lakukan antisipasi di awal untuk mengamankan kedua keluarga, baik ibu atau adiknya,” ujar Agam.

Polisi pun kini tengah mendalami kondisi kejiwaan IN untuk mendapati kesimpulan tentang kesengajaan perbuatannya.

“Ada info yang bersangkutan pernah konsul ke psikiter. Nah tentu kita juga pastikan betul perbuatannya ini apakah memang dalam kesadrannya atau di luar kesadrannya,” ujarnya. ***