SP3 Surat Perintah Penghentian Penyidikan Chat Mesum Dibatalkan, Pelapor Segera Datangi Polda Desak Teruskan Pemeriksaan

184
SP3 Surat Perintah Penghentian Penyidikan Chat Mesum Dibatalkan, Pelapor Segera Datangi Polda Desak Teruskan Pemeriksaan
kuasa hukum pemohon, Aby Febriyanto Dunggio
JAKARTA, banten.indeksnews.com – SP3 Surat Perintah Penghentian Penyidikan dibatalkan, Hari ini tim kuasa hukum pemohon praperadilan kasus dugaan chat mesum yang melibatkan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab (HRS) dengan Firza Husein mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Salah satu kuasa hukum pemohon, Aby Febriyanto Dunggio menyampaikan rasa syukurnya bahwa SP3 dibatalkan dan penyelidikan dibuka kembali, bahwa keadilan dalam kasus yang sempat menggemparkan Indonesia itu masih bisa dicapai.

“Alhamdulillah, masih ada keadilan untuk kita. Pasca putusan Praperadilan (Prapid -red) dan SP3 ini kita minta semua pihak melaksanakan putusan Prapid tersebut, khususnya Polda Metro Jaya. Biar semuanya jelas,” kata Febriyanto kepada media di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Perlu diketahui, bahwa putusan praperadilan yang dimohonkan oleh kuasa hukum pemohon dengan Nomor Perkara: 151/Pid.Prap/2020/PN.Jkt.Sel, menyatakan bahwa kasus chat mesum HRS penyidikannya dilanjutkan.

Menurut Aby, Kepolisian harus membuka kembali penyidikan kasus chat mesum tersebut hingga tuntas agar tidak ada lagi simpang siur informasi antara benar atau tidaknya chat tersebut.

Dan ia mengatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk mengawal kasus tersebut sampai tuntas, agar tidak ada simpang siur terkait dengan kasus yang menyinggung sisi dugaan asusila tersebut.

“Iya agar semua jelas dan tidak ada lagi prasangka bahwa ini settingan untuk memojokkan ulama atau kriminalisasi, dan kepercayaan publik terhadap Polri tercipta kembali,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sekda Nias Utara Lagi Asyik Konsumsi Narkoba Dengan Sejumlah Wanita Ditangkap Polisi