Satpol PP Segel Panti Pijat yang Nekat Beroperasi Selama PSBB di Tangerang

Satpol PP Segel Panti Pijat yang Nekat Beroperasi Selama PSBB di Tangerang
Panti pijat 'SPM' di Gading Serpong, Kelapa Dua, disegel petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang FT ISTW
TANGERANG, banten.indeksnews.com- Satpol PP Kabupaten Tangerang merazia Panti pijat ‘SPM’ di Gading Serpong, Kelapa Dua,dan disegel petugas. Adapun penyegelan itu dilakukan petugas lantaran panti pijat masih nekat buka dan beroperasi selama pandemi COVID-19.

“Jelas sesuai dengan Perbup 54 sejak bulan Maret sampai sekarang itu tempat hiburan itu tidak boleh beroperasi. Seperti karoke, bar, massage, lounge, live music itu bisa organ tunggal atau DJ itu nggak boleh juga, belum diperbolehkan,” kata Kasatpol PP Kabupaten Tanggerang Bambang Mardi , Rabu(30/12/2020) malam.

Penyegelan itu bermula saat petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang melakukan razia pada Senin (28/12). Razia dilakukan tim Satpol PP setelah emdnapat laporan bahwa panti pijat itu masih beroperasi di masa pandemi. Meski begitu, Bambang menyebut pihaknya tak menangkap pelanggar, hanya membubarkan dan menutup tempat pijat tersebut.

“Kita kan sifatnya kalau Pol PP itu sanksi administrasi. Jadi usahanya ditutup,” ujar Bambang.

Tak hanya menutup panti pijat SPM, petugas Pol PP juga membubarkan pengunjung di sebuah resto, lantaran berpoerasi diluar jam operasional yang sudah ditentukan.

“Kemudian resto Z itu nggak disegel, hanya dibubarkan saja. Dibubarkan dan diperingatkan, mereka bikin pernyataan tidak untuk mengulang lagi, perbuatan,” ungkap Bambang.

Lebih lanjut, Bambang memastikan pihaknya akan terus melakukan penertiban di wilayah yang banyak terjadi pelanggaran. Adapun penertiban dilakukan petugas terhadap lokasi-lokasi tempat hiburan yang masih nekat beroperasi di masa pandemi COVID-19.

“Jadi kita berharap karena kita juga besok akan mengadakan apel persiapan penertiban untuk lokasi-lokasi tempat hiburan secara masif baik yang terbuka maupun yang sembunyi-sembunyi. Besuk malam kita mulai jam 4 sore, jam 3 sore kita mulai dengan 3 pilar TNI Polri dan Pol PP untuk menertibkan di wilayah-wilayah yang cukup rawan,” pungkas Bambang.

Exit mobile version