Menkes Sebut Vaksin Covid 19 akan Segera Didistribusikan ke 34 Provinsi

137
Menkes Sebut Vaksin Covid 19 akan Segera Didistribusikan ke 34 Provinsi
Tampak hadir saat penjemputan vaksin di Bandara Soekarno-Hatta antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. ft istw
JAKARTA,banten.indeksnews.com –Menkes Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan. Pemerintah berencana untuk segera mendistribusikan vaksin Covid 19 ke 34 provinsi di Indonesia. Yakni sebagai tahapan untuk memulai program vaksinasi gratis bagi rakyat Indonesia.

“Dengan doa seluruh rakyat Indonesia, kami harapkan sebelum rakyat Indonesia kembali masuk bekerja di bulan Januari Insyaallah vaksin ini sudah bisa kita distribusikan ke 34 provinsi Indonesia. Untuk kita bisa mulai program vaksinasinya bagi para tenaga kesehatan kita,” ujar Menkes dalam keterangan pers menyambut kedatangan 1,8 juta vaksin Covid 19 di Bandar Udara Soekarano-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (31/12/2020).

Diungkapkan Menkes Budi, Presiden RI Joko Widodo telah menugaskannya untuk terus bekerja selama liburan tahun baru ini. Memastikan bahwa program vaksinasi nasional bisa dijalankan dengan sebaik – baiknya bagi seluruh masyarakat. “Sejak Bapak Presiden memutuskan di Rapat Terbatas di hari Senin (28/12/2020), kami langsung tidak ada hentinya terus bekerja. Pemerintah terus bekerja tidak kenal siang dan malam, hari libur maupun hari kerja,” ungkapnya.

Tampak hadir saat penjemputan vaksin di Bandara Soekarno Hatta antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. ft istw 2
Tampak hadir saat penjemputan vaksin di Bandara Soekarno-Hatta antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. ft istw 2

Dalam upaya pengadaan vaksin, lanjut Budi, Bio Farma sudah menandatangani perjanjian pemesanan vaksin dari AstraZeneca, produsen vaksin asal Inggris, dan juga dari Novavax, produsen vaksin yang berasal dari Amerika. Masing – masing sejumlah 50 juta dosis. “Hari ini kita menyaksikan bersama datangnya batch kedua dari vaksin Sinovac ke Indonesia,” imbuhnya.

Lebih lanjut Budi menyampaikan. Program vaksinasi adalah salah satu strategi utama untuk menyelesaikan masalah pandemi Covid 19 dan dibutuhkan waktu lebih dari 12 bulan. Tak lain untuk dapat menyelesaikan program ini. Untuk itu, dia berharap dukungan dan partisipasi dari seluruh rakyat Indonesia. “Mudah-mudahan yang apa yang kita lakukan di sini bisa diikuti, bisa dikerjasamakan, bisa didukung oleh seluruh rakyat Indonesia karena tidak mungkin pemerintah bisa melakukan ini sendiri,” tuturnya.

BACA JUGA:  Polda Sumut Ringkus 2 Tersangka Penembakan Wartawan

“Saya percaya bahwa bersama kita bisa,” ujar Budi. Sejalan dengan program vaksinasi, Budi tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menaati protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir. “Dengan berjalannya program vaksinasi ini kita justru harus tetap menjalankan protokol kesehatan; mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” pungkasnya.