Meski Dilarang, WNA Tetap Berdatangan ke Indonesia

69
Meski Dilarang, WNA Tetap Berdatangan ke Indonesia
Pemerintah memberlakukan larangan kunjungan Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia,  Menlu Retno Marsudi mengumumkan WNA dilarang masuk ke Indonesia mulai tanggal 1 hingga 14 Januari 2021.

Penutupan itu dilakukan karena ditemukannya varian baru SARS-CoV-2 di Inggris dan sejumlah negara lainnya.

Terpantau di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (3/1/2021) masih banyak WNA yang datang berlibur dan kegiatan lain. Setibanya di Bandara Soetta mereka dibawa ke bus-bus yang sudah disiapkan.

“Masih banyak yang datang. Kalau WNA dari Inggris sudah tidak ada. Dari Eropa hanya Belanda,” kata seorang tentara di jalur khusus karantina Terminal 3 Bandara Soetta, Minggu (3/1/2021).

Kedatangan WNA dan WNI dari luar negeri ini secara bergelombang. Dalam satu gelombang, ada 4-5 orang bule. Ada juga yang dari China dan Malaysia.

“Bus-bus ini akan membawa WNA ke tempat karantina. Kalau WNI gratis karantina. Untuk WNA menggunakan biaya sendiri, sistemnya prabayar,” tambah tentara itu lagi.

Sebanyak tujuh unit bus antara lain bertuliskan Panorama dan Damri bersiaga di Terminal 3, Kedatangan Internasional, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Tujuannya untuk mengangkut turis atau warga negara asing (WNA) serta warga negara Indonesia yang tiba dari luar negeri.

Masih ada sejumlah penumpang dari luar negeri yang tiba meskipun sudah tidak terlihat antrean melalui bandara ini seperti pada beberapa hari sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus-bus tersebut akan mengangkut WNA atau WNI yang datang dari luar negeri menuju hotel-hotel yang telah ditentukan sebagai lokasi karantina.

“Iya kita disuruh standby mengangkut turis atau WNI menuju hotel yang telah ditentukan untuk karantina,” ujar salah satu sopir yang enggan disebutkan namanya di Terminal 3, Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Minggu (3/1/2021).

Sopir yang menggunakan batik berwarna coklat itu mengaku, masih ada WNA yang datang, namun tidak banyak.

“Kebanyakan WNI kalau sekarang. Kemarin campur dan banyak sekali WNA dari China,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, terlihat pula beberapa petugas berseragam TNI selalu memeriksa kondisi bus yang terparkir.

Kemudian membantu mengatur serta mengarahkan WNA atau WNI yang datang untuk masuk ke dalam bus.

Sebelumnya, Mulai Jumat (1/1/2021) pemerintah memberlakukan larangan masuknya WNA dari seluruh negara ke Indonesia sesuai Surat Edaran Nomor 04/2020 dari Satgas Penanganan Covid-19.

WNA yang dikecualikan dari penutupan adalah pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi pejabat asing setingkat menteri ke atas; pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas; pemegang KITAS dan KITAP.

Ketua Satgas Udara Penanganan Covid-19 M.A Silaban mengatakan para pemangku kepentingan bandara sudah memahami dan mengetahui kebijakan sebagaimana tercantum di dalam SE 04/2020. Penerapan pelarangan ini Bandara Soekarno-Hatta diklaim berjalan lancar.