Jenazah Covid-19 Tertukar, Keluarga Terkejut Saat Buka Peti Jenazah

61
Jenazah Covid-19 Tertukar, Keluarga Terkejut Saat Buka Peti Jenazah
Foto Ilustrasi
Bogor – RSUD Kota Bogor melakukan klarifikasi terhadap insiden tertukarnya jenazah Covid-19 asal Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Humas RSUD Kota Bogor, Taufik Rahmat menjelaskan bahwa jenazah Covid-19 tidak langsung dipulangkan pasca meninggal karena kendala pemakaman pada waktu dini hari.

“Karena kalau tengah malam tidak ada petugas pemakaman. Kedua, kalau dari warga Kabupaten Bogor sesuai kasus ini dari Leuwiliang, petugas pemakaman yang piket saat itu memang satu orang untuk malam. Untuk pemakaman ke lokasi minimal dua orang,” terang Taufik Rahmat.

Terkait jenazah Covid-19 yang dinilai tertukar ini, kata dia, disebabkan adanya kelalaian komunikasi petugas jenazah dalam memberikan laporan.

Awalnya dilaporkan bahwa ada satu pasien yang meninggal, akan tetapi ternyata lebih dari satu orang.

Dia juga menyayangkan sejumlah petugas tidak mengecek ulang jenazah yang hendak diserahkan kepada keluarganya.

“Sebenarnya bukan tertukar, tetapi pada hari itu ternyata lebih dari satu orang yang meninggal. Akhirnya kita coba perbaiki, kita ikuti tuntutan pihak keluarga,” ungkapnya.

Dilensir Tribunnewsbogor.com, peristiwa tersebut diketahui oleh DF, anak dari almarhumah WT yang meninggal setelah menjalani perawatan setelah terpapar Covid-19.

“Betul, kejadiannya masih di area RSUD Kota Bogor,” kata DF saat dikonfirmasi, Minggu (3/1/2021).

Dia menceritakan ibundanya wafat pada Rabu (30/12/2020) pada pukul 00.30 WIB.

Namun pihak ruangan isolasi baru mengabari pihak forensik sekitar pukul 06.00 WIB pagi dan mengabari keluarga untuk mengambil jenazah pada pukul 07.30 WIB.

DF menyayangkan bahwa jenazah almarhum menurutnya malah terkesan dibiarkan sekitar 6 jam.

Meski begitu, pihak keluarga tetap menunggu dan pada pukul 09.00 WIB jenazah akhirnya dibawa ke ruang forensik kemudian diserahkan dengan peti jenazah Covid-19.

BACA JUGA:  Terlibat Kontak Tembak dengan TNI di Hitadipa Papua, 1 Anggota KKB Tewas

“Jenazah kan katanya gak boleh dilihat, gak boleh, gini-gini. Kita gak mau, kita saklek sekeluarga mau lihat,” katanya.

Di sana lah ketika peti jenazah dibuka, DF terkejut karena peti jenazah itu malah berisi jenazah lain yang bukan ibundanya.

“Pas dibuka, ternyata jenazah cowok dan itu bukan keluarga dari kita, itu bukan mama saya,” kata DF.

Sontak, keluarga DF pun protes kepada pihak rumah sakit terkait hal itu sampai akhirnya jenazah WT dapat diambil keluarga untuk dimakamkan. ***