Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota, Ungkap 7 Kasus Narkotika di Awal Tahun 2021

145
Sat Narkoba
FOTO : Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni didampingi Kasat Narkoba, saat menunjukkan barang bukti sabu dan obat terlarang kepada awak media, Senin (19/01/20).
SUKABUMI,jawabaratindeksnews.com_ Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, berhasil mengungkap tujuh kasus peredaran narkotika dalam kurun waktu awal tahun 2021.

Hal tersebut diungkapkan, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, sambil menunjukkan barang bukti (BB) dan sembilan pelaku dalam tujuh kasus peredaran narkotika yang diungkap Sat Narkoba, disela konferensi pers di Halaman Mapolres Sukabumi Kota, Senin (18/01/21).

“Dari kesembilan pelaku, satu orang diantaranya wanita berinisial LR (39) warga Kecamatan Gegerbitung, pelaku diamankan saat membawa narkotika jenis sabu seberat 2,50 gram, dengan cara disembunyikan kedalam sayuran, untuk diberikan kepada suaminya yang ada didalam Lapas Kelas II B Nyomplong,” ungkap AKBP Sumarni.

Sat Narkoba
FOTO DOKUMENTASI/CR-2.

Sumarni menambahkan, tersangka ketahuan membawa narkotika jenis sabu untuk diantarkan ke suaminya yang berinisial FR dan WK temannya yang sama sebagai warga binaan Lapas Kelas II B Nyomplong.

“Pelaku sebelumnnya sudah menjadi target dan pengintaian tim satnarkoba Polres Sukabumi Kota, ahirnya ketika kedapatan membawakan sabu untuk suaminya di jam membesuk Lapas, tersangka tidak bisa berkutik saat kedapatan menyembunyikan sabu didalam sayuran,” beber Sumarni.

Sumarni kembali menjelaskan, sedangkan untuk tersangka lain berinisial RP, juga berhasil diungkap dan diamankan beserta BB narkotika sabu yang dibelinya seberat 0,21 gram dan BB lainnya satu buah Handphone (HP), satu unit sepeda motor yang digunakan saat mengambil sabu yang dipesan, dengan modus disimpan dititik yang tertentu.

“Selanjutnya, untuk tersangka berinisial SK sama dengan tersangka RP, diamankan saat membeli sabu seberat 1,00 gram, barang bukti dari tersangka SK juga diamankan sebuah HP, sebuah tas, dompet dan timbangan digital,” kata Sumarni.

Lanjut Sumarni, sedangkan untuk empat pelaku lainnya yang berinisial S, AJ, AF dan FJ, diketahui membeli dan mengedarkan obat jenis psikotropika atau obat golongan berbahaya tanpa izin edar.

“Ke empat pelaku ini, kedapatan membeli dan mengedarkan obat-obatan yang berbahaya, mereka diamankan di tempat yang berbeda,” jelas Sumarni.

Untuk diketahui, polisi menerapkan kepada tersangka narkotika jenis sabu dengan Pasal UU tentang Narkotika dengan ancaman 20 Tahun penjara.

Untuk keempat tersangka pembeli dan pengedar obat berbahaya tanpa izin, dijerat UU kesehatan dengan ancaman maksimal 12 Tahun dan pasal 62 UU RI nomor 5/1997 tentang Psikotropika dengan ancaman 5 Tahun penjara.

Dari jumlah barang bukti yang berhasil diamankan dalam tujuh kasus tersebut, Satnarkoba Polres Sukabumi Kota menyita Narkotika jenis Sabu seberat 3,71 gram Psikotropika jenis Aloarzolam 49, Calmet 20 dan Riklona 40 butir. Sedangkan obat berbahaya sebanyak 1,767 butir Hexymer dan 319 Butir Tramadol. (CR-2/LAN)**