Ekonomi perputaran hype. Bagaimana dimasa Pandemi ?

212
Ekonomi adalah perputaran hype. Bagaimana dimasa Pandemi ?
mata uang dunia foto ilustrasi
JAKARTA, banten.indekanews.com –Ekonomi dmana Pembeli memiliki harapan, masa depan optimis, penjualan naik, daya beli tercipta. Nah, selama 10 bulan pemerintah bisa nya PSBB, psbb, psbb tutup. Toko yang megap megap ada customer, disuruh tutup. Tutup.

Ibarat ombak, semuanya Dimatikan. Pet. Mati. Setelah itu, apa? Adakah Ekonomi perputaran hype jika semua seakan dimatikan dmasa pandemi ini jadi semakin terpuruk.

Tidak bisa, mall dipaksa paksa tutup jam 19.00 setelahnya ditanya, kenapa tidak buka?  Jam 19.00 itu Istilahnya RCTI adalah prime time. Bodoh sekali menutup mall pukul 19.00 emang masyarakat disuruh makan pop Mie? Bagaimana pun Ekonom Perputaran hype perputaran hype bersifat organics, sesuatu yang mati is dead, emang dia punya Lazarus

ekonomi hype ft ilustrasi
ekonomi perputaran hype ft ilustrasi

Melainkan perputaran roda ekonomi di berbagai sektor pun terkena imbasnya, khususnya yang di sekitar lokasi Mall

Semua sektor Penjualannya Merosot Terdampak Pandemi, karena dampak pandemi Covid-19 membuat penjualan contoh kendaraan di Tanah Air merosot tajam.

Hype – Efek terdampak akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) cukup dirasakan kalangan industri, termasuk dunia otomotif. Daya beli masyarakat yang merosot tajam akibat perekonomian yang melamban.

Terkadang kita memaksakan untuk kelihatan hype tanpa kita mau tau keadaan ekonomi keluarga dan negara kita seperti apa. Pendemi ini seperti seleksi alam,mana yang game over dan mana yangg bertahan sampe akhir.

Memang kebosanan adalah fenomena yang perlu dikasih perhatian lebih di era sekarang ini. Perputaran dari hype menuju jenuh menuju bosan sangat cepat. Instant.

Tinggal bagaimana kita mengatasi Pandemi yang belum terlihat sampai dimana akan berakhir atau kita harus dipaksa hidup dengan keiasaan baru dengan bergandeng tangan dengan Pandemi dan ekonomi terus berputar.

BACA JUGA:  Inggris Kirim 9 Juta Dosis Vaksin COVID-19 ke Berbagai Negara, Termasuk Indonesia
Artikel sebelumyaKota Bandung Terasa Dingin dari Biasanya, ini Penyebabnya
Artikel berikutnyaWakil Ketua DPRD Jabar Ade Barkah, Ajak Pemerintah Bantu Bangun Ponpes Roboh di Cianjur