Penyelundupan Puluhan Ribu Benur Digagalkan Polairud Polda Jabar, Pelaku Dari Sukabumi

Benur
FOTO/ANTARA.
BANDUNG,jawabarat.indeksnews.com_Penyelundupan Benur (benih lobster) kembali digagalkan pihak kepolisian. Petugas berhasil mengamankan puluhan ribu benur dari tangan pria berinisial A (33) warga Sukabumi, di wilayah Cirebon.

Direktur Polairud Polda Jawa Barat, Kombes Pol Widihandoko mengatakan, penangkapan A yang kedapatan menyelundupkan benur berawal dari patroli rutin yang dilakukan petugas Polairud Polda Jabar, Minggu (17/1/21) lalu.

“Pelaku saat diamankan, sedang mengemas benih lobster (benur) yang masukan kedalam boks styrofoam. Selanjutnya A mengangkut puluhan ribuan benih benih lobster menggunakan mobil boks berpelat nomor B 1352 URE,” ujar Widihandoko, Selasa (19/1/21).

Widihandoko memaparkan, adapun benur yang berhasil diamankan dari pelaku, sebanyak 56.750 ekor benih lobster jenis pasir, dan 750 ekor jenis lobster mutiara.

“Menurut pengakuan pelaku, bibit benur tersebut didapat dari sejumlah nelayan di Pantai Minajaya dan Pantai Ujung Genteng Kabupaten Sukabumi dan rencananya puluhan ribuan bibit lobster tersebut akan dikirim ke daerah Jakarta,” jelas Windihandoko.

Dari hasil perhitungan, Widihandoko mengatakan, berdasarkan estimasi harga benih lobster dengan jenis lobster pasir diangka Rp 350 ribu per ekor dan benih lobster jenis mutiara Rp 250 ribu perekor. Dalam kasus penyelundupan benih lobster yang dibawa pelaku A tersebut, Negara mengalami kerugian mencapai Rp 14,3 miliar.

“Pelaku diperkirakan adalah pemain baru, menjadi pengepul lobster sekitar dua atau tiga bulan terakhir. Akibat perbuatan yang dilakukan A, pelaku dijerat pasal 88 juncto Pasal 16 UU RI Nomor 45/2009 dan diancam hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar,” kata Windi.

Sementara itu, Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Cirebon Obing mengakui, telah menerima puluhan ribu benih lobster dari Polairud Polda Jabar, rencana benih lobster tersebut akan dilepasliarkan di Pangandaran.

“Ya, rencananya bibit lobster tersebut akan dilepasliarkan di wilayah pesisir Pangandaran. Kondisi benur (benih lobster) yang diamankan sudah dicek sangat bagus jadi tidak perlu karantina terlebih dulu,” tandas Obing.**

-
Artikel sebelumyaKemenag dan BNPT Sepakat Sinergi dalam Penguatan Moderasi Beragama
Artikel berikutnyaBunga Ayu Resort Sukses Menginisiasi Pembangunan Dua Jembatan di Sukabumi dan Banten