Sarkofagus hingga Kuil Berusia Ribuan Tahun Di Temukan Di Mesir

50
Sarkofagus hingga Kuil Berusia Ribuan Tahun Di Temukan Di Mesir
Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir kembali memamerkan temuan anyar FT ISTW 2
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Sarkofagus  Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir kembali memamerkan temuan anyar dari penggalian situs pemakaman populer Saqqara, selatan Kairo. Mengutip ABC News hingga SMH, penemuan itu mencakup 54 peti mati kayu dari periode Kerajaan Baru yang berlangsung sekitar 1539-1075 SM. Itu berarti, usia puluhan mencapai setidaknya hingga 3ribu tahun.

Sarkofagus itu juga dikatakan diukir dalam bentuk manusia dan dicat dengan warna-warna cerah. Sebagian besar peti dilaporkan masih utuh.

Sarkofagus merupakan peti kubur yang terbuat dari batu, kalau kita perhatikan bentuk-bentuk yang ditemukan di Bali, maka tampaklah bahwa ada suatu sistem yang mengikat teknik pembuatan benda-benda ini. terdiri atas wadah dan tutup yang sama dan sebangun, yang masing-masing mempunyai rongga.

Selain itu, ada juga penemuan signifikan lain yang dipamerkan otoritas Mesir. Di antaranya termasuk kuil pemakaman Ratu Nearit berusia 4.200 tahun. Kuil itu ditemukan tepat di dekat piramida suami Ratu Nearit, Raja Teti dari dinasti ke-6 Mesir.

Kemudian ada juga benda-benda kuno lain, seperti alat permainan, patung hingga topeng.

Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir kembali memamerkan temuan anyar FT ISTW
Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir kembali memamerkan temuan anyar FT ISTW

Para arkeolog juga mengaku berhasil mengungkap beberapa mumi serta 22 lubang penguburan dengan kedalaman mencapai 12 meter.

“Semua penemuan ini akan menulis ulang sejarah Saqqara serta Kerajaan Baru,” ungkap Kepala tim arkeolog, Zahi Hawass seraya menambahkan bahwa pekerjaan penggalian dilakukan setidaknya selama lebih dari satu dekade lamanya.

Terlepas dari pameran baru ini, Mesir tercatat kerap mempromosikan hingga memuji penemuan arkeologisnya.

Berbagai media lantas menyebut bahwa itu adalah cara Mesir untuk menggenjot industri pariwisatanya. Terlebih, industri pariwisata Mesir ikut terhantam akibat pandemi virus corona.

Pada tahun 2019, jumlah turis yang mengunjungi negara itu turun dari 13,1 juta menjadi hanya 3,5 juta.

BACA JUGA:  Serang Menjadi Kota Pertama Di Banten Untuk Vaksinasi COVID-19 ke Lansia