Emak-Emak Pemilik IVA Skin Care Dicokok Polisi, 20 Tahun Jualan Kosmetik Ilegal

481
Emak-Emak Pemilik IVA Skin Care Dicokok Polisi, 20 Tahun Jualan Kosmetik Ilegal
Barang bukti bahan bahan pembuat kosmetik ilegal ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Emak-emak pemilik sebuah pabrik rumahan kosmetik ilegal di Penjaringan, Jakarta Utara, digrebek Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Pabrik rumahan itu diduga telah memproduksi kosmetik ilegal selama 20 tahun.

Pengungkapan kasus emak-emak tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait peredaran kosmetik ilegal di sebuah salon kecantikan.

Mendengar laporan tersebut, polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan penggerebekan terhadap salon kecantikan IVA Skin Care, milik seorang emak-emak berinisial R yang berada di Jalan Pluit Kencana Raya Penjaringan, Jakarta Utara pada 13 Januari lalu.

“Di sana kami menemukan kosmetik ilegal (tanpa izin edar) dan beberapa produk izin edar dari BPOM RI sudah mati atau kedaluwarsa,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Holomoan Siregar, Selasa (19/1/2021).

Dari hasil pengembangan, akhirnya penyidik pun menemukan pabrik rumahan milik tersangka R yang digunakan untuk memproduksi kosmetik ilegal. Pabrik itu berlokasi di Jalan Bandengan, Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Tersangka mengaku sudah menjalankan usahanya selama 20 tahun dengan mempekerjakan beberapa orang karyawan. Tersangka tidak memiliki keahlian kefarmasian dalam melakukan kegiatan produksi kosmetik,” ungkap Krisno.

Atas perbuatannya, tersangka R dijerat dengan Pasal 197 subsider Pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Tersangka dipersangkakan melakukan tindak pidana di bidang kesehatan karena memproduksi dan mengudarakan sediaan farmasi berupa beberapa produk kosmetik,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Goenardjoadi Goenawan MM Penulis Buku Mega skandal abad XXI BLBI, Uang zaman now disebut uang Giral Uang bukan Tunai.
Artikel sebelumyaRampok Bersajam Satroni Minimarket di Ciputat, Duit Rp36 Juta Raib Dibawa Kabur
Artikel berikutnyaPusat Kendali Operasi Kereta Manggarai Jakarta resmi beroperasi