Ade Armando Bongkar nama Dibalik FPI, Ada Keluarga Cendana dan SBY

269
Ade Armando Bongkar nama Dibalik FPI, Ada Keluarga Cendana dan SBY
ADE ARMANDO FT ISTW
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Ade Armando dalam kanal YouTube Cokrotv membeberkan Pemerintah telah resmi membubarkan dan menyatakan Ormas Islam Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi terlarang karena dianggap radikal. Tak hanya itu, saat ini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga masih membekukan atau memblokir rekening FPI beserta anggotanya. Hal itu dilakukan guna menyelidiki aliran dana ormas tersebut.

Selain itu, PPATK melakukan pemblokiran rekening atas dasar pelaksanaan fungsi analisis dan pemeriksaan laporan informasi transaksi keuangan, dengan indikasi adanya tindak pidana pencucian uang serta tindak pidana lainnya. Terkait aliran dana FPI itu membuat dosen Universitas Indonesia, Ade Armando merasa penasaran dengan sejumlah nama yang ikut memberikan dana ke Ormas terlarang itu. Ia pun menganalisis sejumlah nama dibalik FPI.

Dalam video berjudul “Membongkar Aliran Dana FPI, Membongkar Raksasa Anti Indonesia” yang diunggah di kanal YouTube CokroTV, Ade Armando mengurai nama yang diduga masyarakat ada di belakang FPI.

Salah satu nama yang disebut oleh Ade ada di balik FPI adalah Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, kata dia ada pihak lain yang dituding ikut mendukung FPI yaitu keluarga Cendana.

“(Yang ramai disebut publik) Ada nama keluarga Soeharto, keluarga SBY Cikeas, Dinasti JK. Di luar orang juga menyebut nama-nama seperti Gatot Nurmantyo, Tommy Winata, Reza Chalid, atau bahkan kekuatan-kekuatan internasional,” ujar Ade .

“Tapi itu hanya spekulatif. Saya termasuk orang yang gak percaya jika SBY ikut danai FPI, karena itu bukan gaya politiknya,” sambung dia.

Ade mengaku semakin penasaran dengan sosok besar di balik gerakan FPI. Pasalnya, Ade percaya betul ada kekuatan raksasa yang menunggangi gerakan FPI.

BACA JUGA:  KPK Terus Selidiki Dugaan Korupsi pengadaan tanah di Munjul Pondok Ranggon, Kapan Gubernur DKI Dimintai Keterangan?

Menurut Ade , dana yang diperoleh FPI tidak hanya datang dari memalak restoran atau iuran anggota saja. Terlebih lagi, poster Habib Rizieq Shihab kata dia sudah disebar di banyak titik negara.

“Omong kosong kalau sekadar kamu muslimin terlibat secara sukarela. Bayangkan, dia punya laskar terlatih, dia punya markas 30 hektare di Megamendung, mereka punya asrama, perkebunan, ruang pertemuan dan pelatihan, sarana olahraga, belum lagi kehidupan boros keluarga Rizieq selama di Arab,” ucap Ade .

“Petualangan beberapa tahun di Arab tentu butuh dana besar. Tidak mungkin sumbangan anggota. Dana raksasa itu hanya bisa diberikan dari lumbung raksasa,” lanjut dia.

Lebih lanjut, AdeĀ  juga mengatakan bahwa untuk membongkar jaringan di balik FPI itu, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menginterogasi Habib Rizieq. Petugas diminta menekan Habib Rizieq untuk membuka konspirasi tersebut.

Apabila hal itu tidak bisa dilakukan, menurutnya PPATK dan pihak terkait bisa menggunakan cara lain. Pasalnya, AdeĀ  merasa para penyandang dana FPI kini tengah panik.

Apalagi kata Ade , pemblokiran sudah mencapai angka 92 rekening yang berarti pendanaan FPI tidak lagi main-main.

“Itu sengaja disimpan di banyak tempat, artinya ada upaya terencana soal pengaliran dan penggunaan dana itu,” tukas Ade .

“Kalau jumlahnya besar itu biasa pakai tas, ransel, dan ini sering kita saksikan kalau koruptor tertangkap tangan oleh KPK. Untuk kelabui aliran dana, makanya mereka pakai cara tunai yang disimpan di koper,” terangnya melanjutkan.

Menurut Ade , upaya semacam itu pun bisa jadi dilakukan FPI sehingga jumlah rekeningnya bisa banyak.

“Hal serupa bisa juga terjadi di FPI. Bohir serahkan uang secara cash. Lalu ada oknum tertentu yang bertugas menyimpan dan mengirimkannya ke beberapa rekening FPI. Karena kerumitan itulah kemudian PPATK harus banyak memeriksa rekening-rekening,” tandas Ade .

BACA JUGA:  Fernando EMaS: AHY Jadi ketum partai saja disajikan begitu saja, tanpa ada perjuangan yang memunculkan adrenalin politik, lha Bisanya Disejajarkan Dengan Barack Obama
Artikel sebelumyaSaham Alibaba Kembali Sehat Usai Kemunculan Jack Ma
Artikel berikutnyaSuzuki Luncurkan Tampilan Baru New Carry Pick Up