Warga Desa Pagelaran Cianjur, Geram Bansos BPNT Kok Ayam Hidup,?

46
Desa Pagelaran
Foto Ilustrasi
CIANJUR,jawabarat.indeksnews.com_ Sejumlah warga di Desa Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kecewa dan mempertanyakan Bantuan Sosial (bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Pasalnya, dari sekitar 6.000 warga yang menerima bantuan komoditas untuk pemenuhan protein hewani berupa ayam hidup. Sejumlah warga mengaku heran lantaran, biasanya bantuan komoditas itu berupa daging ayam potong beku ini ayam hidup.

Menurut pengakuan Gofur selaku Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga Desa Pagelaran mengaku, keberatan dengan bantuan ayam hidup, karena biasanya hanya mengolah saja, kini harus mengurusi ayam hidup sebelum dimasak.

“Bahkan ada juga, KPM yang baru menerima ayamnya sudah mati,” imbuhnya, Selasa (25/1/21) seperti dikutip dari okezone.

Dikonfirmasi Kepala Desa Pagelaran, Rachmat Rusyandi mengaku, pihaknya sudah menerima laporan dan belum mendapat penjelasan dari Ewaroeng maupun pendamping TKSK.

“Memang sebagian besar warga lebih memilih daging karena lebih mudah untuk mengolahnya ketimbang ayam hidup,” kata Rachmat.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Cianjur, Surya, mengaku sudah menerima laporan terkait hal tersebut. Selama tidak ada yang keberatan, kemungkinan hal tersebut tidak akan menjadi masalah.

“Kami akan segera melakukan tindak lanjut, karena pemberian bantuan dalam bentuk ayam hidup itu tidak ada dalam pedoman Program BPNT,” tegas dia.**