Jokowi Setelah Divaksin, Bakal Lantik Dewas SWF Indonesia

148
Jokowi Setelah Divaksin, Bakal Lantik Dewas SWF Indonesia
Presiden Joko Widodo
JAKARTA, banten.indeksnews.com– Presiden Jokowi pada hari ini dijadwalkan melantik Keanggotaan Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) di Istana Kepresidenan Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rabu (27/1/2021), Jokowi akan melantik para dewan pengawas Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia ini setelah menerima vaksinasi dosis kedua.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, pada hari ini Jokowi juga diagendakan untuk melantik Komisaris Jenderal Polisi Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

“Pelantikan Kapolri juga rencananya akan dilakukan besok [Rabu], setelah bapak Presiden menerima vaksin,” kata Heru.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno telah menerima surat penyampaian Calon Anggota Dewan Pengawas LPI yang berasal dari unsur profesional.

Dalam surat tersebut, setidaknya DPR menyepakati nama-nama anggota dewan pengawas LPI yang berasal dari unsur profesional yaitu Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari.

Berdasarkan persetujuan DPR, maka selanjutnya pemerintah akan menetapkan keputusan presiden tentang pengangkatan dewan pengawas LPI yang keanggotannya terdiri dari Menteri Keuangan, Menteri BUMN, dan unsur profesional.

1. Yozua Makes adalah seorang pengacara sukses yang sudah eksis selama 30 tahun di bidang Corporate Finance. Ia juga pengusaha yang membangun brand Plataran (Bisnis Perhotelan) pada 2009.

2. Darwin Cyril Noerhadi adalah Komisaris Utama (Independen) PT Mandiri Sekuritas, Komisaris (Independen) PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, dan Direktur Utama/Senior Managing Director Creador Indonesia. Ia juga Komisaris di RS Hermina.

Sebelumnya, Darwin menjabat sebagai Managing Director/CFO PT Medco Energi Internasional Tbk, Partner PricewaterhouseCoopers Indonesia – Corporate Finance, Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta, Direktur Utama PT KDEI, dan Executive Director PT Danareksa.

Ia meraih gelar Doktor di bidang Strategic Management (cum laude) dari Universitas Indonesia, MBA bidang Keuangan dan Ekonomi dari University of Houston, dan Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung.

BACA JUGA:  RSDC Wisma Atlet Kemayoran Rawat 5.812 Pasien Covid-19, Nyaris Penuh

3. Haryanto Sahari adalah Komisaris Independen Bank Permata. Ia lulusan Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1982.

Saat ini, Haryanto Sahari menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Bukit Barisan Indah Prima sejak September 2011, Anggota Komite Audit di Universitas Indonesia sejak November 2016 dan PT Unilever, Tbk. sejak Oktober 2016.