Presiden Jokowi Resmi Lantik Listyo Sigit sebagai Kapolri

39
Presiden Jokowi Resmi Lantik Listyo Sigit sebagai Kapolri
Presiden Jokowi lalu mengambil sumpah jabatan atas Listyo Sigit sebagai Kapolri baru. ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Presiden Jokowi resmi Lantik Listyo Sigit menjadi Kapolri Pelantikan dimulai pukul 09.30 WIB, usai menjalani vaksinasi kedua. Sigit dilantik berdasarkan surat Keputusan Presiden Nomor 7 Polri Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang ditetapkan pada 27 Januari 2021.

Presiden Jokowi lalu mengambil sumpah jabatan atas Listyo Sigit sebagai Kapolri baru.

“Demi Tuhan Yang Maha Esa saya menyatakan berjanji dengan sungguh-sunggu, bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Tahun 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Presiden Jokowi yang diikuti Sigit.

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung Tribrata,” lanjut Sigit masih mengikuti Jokowi.

Sigit lalu menandatangani berita acara pengangkatan sebagai Kapolri yang didampingi dua saksi, yakni Mendagri Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Kemudian Presiden Jokowi mengganti tanda pangkat Listyo dari tadinya Komjen Polisi menjadi Jenderal Polisi ke pundak Listyo.

Presiden Jokowi lalu mengambil sumpah jabatan atas Listyo Sigit sebagai Kapolri baru. 2
Presiden Jokowi lalu mengambil sumpah jabatan atas Listyo Sigit sebagai Kapolri baru. 2

Hadir dalam pelantikan tersebut para pejabat negara dalam jumlah terbatas antara lain Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Ketua KPK Firli Bahuri dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Pada 20 Januari 2021, rapat Internal Komisi III DPR menyetujui Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri setelah ia menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan.

Judul makalah yang disampaikan Listyo Sigit dalam uji kelayakan tersebut adalah Transformasi Menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

BACA JUGA:  Sertijab Bupati Sukabumi, Simak Visi Misi Marwan dan Iyos Untuk Kabupaten Sukabumi

Konsep tersebut merupakan fase lebih lanjut dari Polri Promoter (PROfesional, MOdern, dan TERpercaya) yang telah digunakan pada periode sebelumnya dengan pendekatan pemolisian berorientasi masalah atau problem “oriented policing”.

Lalu dalam Rapat Paripurna DPR pada Kamis (21/1) diambil menyetujui Listyo Sigit sebagai Kapolri ke-25.

Listyo adalah lulusan Akademi Kepolisian 1991 yang pernah menjadi Kapolresta Solo pada 2011. Saat itu Listyo pernah menangani kasus bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo.

Setahun kemudian, Sigit Prabowo ditarik ke Bareskrim menjadi Kasubdit II Dittipidum dan pada 2013 diangkat menjadi Dirkrimum Polda Sulawesi Tenggara.

Saat Jokowi terpilih sebagai presiden pada 2014, Listyo Sigit dipercaya menjadi ajudan. Dua tahun berselang, Komjen Listyo Sigit Prabowo kembali mendapat promosi menjadi Brigadir Jenderal Polisi dan menjadi Kapolda Banten hingga 2018.

Pada 2018, Listyo Sigit Prabowo diangkat menjadi Kadiv Propam Polri dan mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Irjen.

Selanjutnya Listyo menjadi Kabareskrim Polri dan menangani sejumlah kasus yang mendapat perhatian publik seperti penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dan pemulangan terpidana kasus “cessie” bank Bali Djoko Tjandra dari Malaysia yang sudah buron selama 11 tahun.