NSI Nawacita sosial Inisiatif berkunjung ke Korsahli KSAL

252
NSI Nawacita sosial Inisiatif berkunjung ke Korsahli KSAL
Kordinator Staf Ahli (Laksda) Dr. Drs. Ir. Suyono Thamrin, Ketua Lembaga Kajian Nawacita Ir. Samsul Hadi dan Ketua Divisi Ekonomi NSI Nawacita Sosial Initisatif (NSI) Goenardjoadi Goenawan
JAKARTA, banten.indeksnews.com – NSI Nawacita dan Ketua Umum  Lembaga Kajian Nawacita (LKN) Ir. Samsul Hadi,  melakukan silaturahmi dengan Kordinator Staf Ahli Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muda (Laksda) Dr. Drs. Ir. Suyono Thamrin di rumah dinasnya, Selasa (19/1/2021) sore.

Dalam silaturahmi ini, Ketua Umum LKN didampingi Ketua Divisi Ekonomi NSI Nawacita Sosial Initisatif (NSI) Goenardjoadi Goenawan.

Silaturahmi antara LKN. NSI Nawacita dan Kordinator Staf Ahli Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muda (Laksda) Dr. Drs. Ir. Suyono Thamrin dilakukan untuk membahas soal pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul di Republik Indonesia.

Laksda Suyono Thamrin mengatakan, LKN ini adalah lembaga yang sangat kredibel yang memang berupaya menggembangkan SDM unggul di Indonesia.

Dalam Ksesempatan itu Ketua Lembaga Kajian Nawacita Ir. Samsul Hadi memberikan cinderamata berupa lukisan kepada Kordinator Staf Ahli Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muda (Laksda) Dr. Drs. Ir. Suyono (kanan)

“Itu merupakan cita-cita luhur yang diharapkan kita bersama, SDM di Indonesia ini mampu bersaing dengan negara lain. Saya secara pribadi sebagai dosen di Unhan bersama rekan-rekan doktor dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mencoba menggagas bagaiman menciptakan SDM unggul itu,” kata Suyono.

Dia juga berharap Indonesia nantinya memiliki cukup teknologi yang bisa dijadikan andalan atau sebagai trade mark bangsa.

“Untuk menciptakan produk teknologi, orangnya harus unggul dulu, SDMnya harus unggul dulu terutama penguasaan teknologi,” ujar Suyono.

Dalam silaturahmi, Ketua Umum LKN Ir. Samsul Hadi pada kesempatan tersebut memberikan lukisan kepada Laksda TNI Suyono Thamrin.

BACA JUGA:  OJK Minta Kominfo Blokir 5 Aplikasi Mata Elang
Artikel sebelumyaKang Pipit Preman Pensiun Meninggal Dunia
Artikel berikutnyaOJK Temukan 133 Fintech Peer-To-Peer Lending dan 14 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Ijin.