Danillo Petrucci: Saya Ingin Menjadi Pembalap Tertua di MotoGP

33
Danillo Petrucci: Saya Ingin Menjadi Pembalap Tertua di MotoGP
Danillo Petrucci ft istw
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Danillo Petrucci Pembalap Tech3 KTM Factory Racing, mengatakan ingin menghabiskan waktu yang lebih lama di MotoGP. Bahkan dirinya ingin menjadi pembalap di kompetisi balap Internasional ini.

Petrux, sapaan akrab Danillo Petruci memulai debutnya di kelas profesional MotoGP pada tahun 2012. Kala itu dirinya menjadi pembalap yang paling muda di grid MotoGP. Namun, musim ini nampaknya dia akan masuk ke jajaran pembalap tertua di ajang balap ini.

“Musim ini akan menjadi tahun ke-10 bagi Danillo Petrucci di MotoGP. Saya akan melanjutkannya sampai saya menjadi yang terua. Saya berharap bisa ikut balap hingga beberapa tahun lagi,” kata Petrux.

Di musim 2021, Petrux akan berlaga bersama tim barunya KTM setelah dirinya hengkang dari Ducati pada musim lalu. Dengan tim baru dan motor baru, dirinya mengaku memiliki tujuan ambisius bersama KTM.

Dua kemenangan Petrucci bersama Ducati di MotoGP Italia 2019 dan MotoGP Prancis 2020 menjadi bekal penting baginya untuk bisa tampil gemilang bersama KTM. Bahkan pembalap berusia 30 tahun ini telah melakukan persiapan jelang tes musim dingin.

“Saya menderita dua hernia C5-C6 dan saya harus menyingkirkan semua penyakit itu. Saya juga harus menyingkirkan penyakit di sekitar leher saya setelah tes Jerez. Saya harus berhati-hati dan pada minggu pertama bulan Februari, saya akan pergi ke pusat Thalgau,” ucapnya.

Semangat Petrucci bersama tim barunya diharapkan terus memotivasi dirinya untuk terus berkancah di MotoGP. Bahkan ia mengaku akan sulit membayangkan masa depannya jika tanpa MotoGP.

“Saat ini saya tidak bisa membayangkan bagaimana masa depan saya setelah tidak lagi di MotoGP,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Pemprov Jatim Batal Berikan Dana Hibah Rp 9 Miliar untuk Museum SBY