Petugas Lapas Sukabumi Kembali Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Makanan

Petugas
Foto Dokumentasi : Barang Bukti (BB) makanan jenis sale pisang yang menjadi modus operandi penyelundupan sabu kedalam lapas.
SUKABUMI,jawabarat.indeksnews.com_ Petugas Lapas Kelas II B Sukabumi, berhasil menggagalkan percobaan penyelundupan narkotika jenis sabu yang disembunyikan dalam makanan sale pisang, Senin (01/02/21).

Kepala Lapas Sukabumi Christo Victor Nixon Toar dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, upaya penyelundupan sabu tersebut dilakukan melalui penitipan makanan oleh dua pengunjung berinisial GI dan IBPS untuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) berinisial AG.

“Modus penyelundupan hampir sama dengan penggagalan sebelumnya, yaitu melalui pengunjung yang menitipkan makanan untuk WBP, namun melalui jenis makanan yang berbeda,” kata Christo.

Adapun kronologis penggagalan penyelundupan sabu terbongkar, Christo mengungkapkan, berawal dari kecurigaan petugas piket dan langsung melakukan pemeriksa makanan Lapas Sukabumi Nursakinah terhadap barang bawaan berupa sale pisang yang dibawa GI dan IBPS untuk AG.

“Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendetail dan teliti, didapatkan tujuh paket berisi kristal warna putih yang dibungkus aluminium “foil” bekas bungkus rokok,” beber Christo.

Selanjutnya, Christo melakukan koordinasi penemuan tersebut dilaporkan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas dan Kalapas Sukabumi, disusul kordinasi kepada Satuan Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota, untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan.

“Kami sudah menyerahkan tersangka GI dan IBPS beserta barang bukti yang ditemukan kepada Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku, kami serahkan kepada pihak kepolisian,” kata Christo.

Sebelumnya, petugas Lapas Sukabumi juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu lewat penitipan makanan oleh pengunjung berinisial LR pada 30 Desember 2020 lalu.

Kala itu, petugas pemeriksa makanan Lapas Sukabumi Eka, Sakinah, dan Hanan mencurigai makanan berupa tumis cumi. Ketika diperiksa, ditemukan narkotika jenis sabu di dalam cumi yang dibungkus plastik kecil warna hitam.

“Inilah bukti nyata kami melakukan penggeledahan ekstra ketat bagi setiap pengunjung yang hendak menitipkan makanan bagi WBP,” ujar Christo.

Dia menegaskan bahwa Lapas Sukabumi berkomitmen untuk tidak main-main dengan narkoba. Siapa pun yang terlibat dengan narkoba akan ditindak tegas, terutama pihak-pihak yang berupaya menyelundupkan barang haram itu ke balik lapas.

“Siapa pun yang terlibat dengan penggunaan atau peredaran narkoba akan kami tindak tegas, terutama bagi yang mencoba memasukkan narkoba ke dalam lapas,” tegas Christo.**

-
Artikel sebelumyaBupati Sukabumi Desak Dinas PU Genjot Kinerja Guna Wujudkan Aspirasi Masyarakat Yang Tertunda
Artikel berikutnyaMisteri Suara Dentuman di Nyalindung Sukabumi, Ini Kata BMKG ?